Wakatobi Wonderful Festival and Expo 2017 atau disingkat Wakatobi Wave 2017akan digelar pada 19-22 Oktober 2017.

Acara ini bakal menyajikan berbagai acara kebudayaan dan aneka perlombaan.

Wakatobi Wave diharapkan bakal dihadiri Presiden Joko Widodo.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi Nadar menjelaskan, dalam event Wakatobi Wave 2017 disemarakan festival budaya seperti prosesi adat karya secara massal, tari kolosal, dan prosesi kabuengan massal.

“Nanti juga kita buat side event untuk menyemarakannya, nanti akan ada kegiatan lomba bahari seperti Triatlon, underwater fotografi competition, dan yang berbeda adalah panjat pinang di laut. Selain itu juga ada seminar bahari, rencananya event ini akan dilaksanakan selama 4 hari,” ungkap Nadar usai meluncurkan Calender of Event Wakatobi 2017, di Balairung Soesilo Sudarman, Kantor Kementrian Pariwisata, Kamis (20/4).

Wakatobi Wave ini sudah dilaksanakan semenjak 2015. Pemerintah berharap angka kunjungan wisata yang bakal menghadiri sekitar 3-4 ribu orang baik dari nusantara maupun mancanegara.

“Target pesertanya, tentu sangat tergantung pada persiapan kita selama kurang lebih enam bulan untuk mempromosikan dan mempublikasi event ini,” ucap Nadar.

Pada event Wakatobi Wave 2017 ini akan menjadi istimewa, sebab Presiden Joko Widodo direncanakan akan hadir. Kehadiran Presiden Jokowi ini merupakan momentum yang paling tepat untuk memperkuat branding wakatobi sebagai destinasi marine tourism Indonesia.

“Kami juga bakal mengemas event ini dengan merangkul teman-teman pelaku industri wisata, khususnya dive operator yang sudah merencanakan dan menginisiasi kegiatan. Yang mungkin bisa melibatkan presiden untuk mejadi semacam influencer pariwisata Wakatobi, khususnya bahari. Rencana nantinya mungkin ada semacam dive spot yang akan kita dedikasikan untuk presiden,” ujarnya.

Secara letak geografis, Wakatobi memiliki keterwakilan yang kuat sebagai ikon wisata bahari Indonesia. Karena wisata bahari kategorinya ada tiga, pertama bentang lautnya, pantainya, dan bawah lautnya.

“Wakatobi memiliki ketiganya dan kalau dirangking oleh Kemenpar kita masuk dalam lima besar. Sedangkan beberapa destinasi marine lainnya hanya punya dua atau satu cluster saja,” pungkasnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Eshty Reko Astuti menambahkan, destinasi Wakatobi dari hari ke hari terus bersolek untuk pariwisata Indonesia. Setian bulan selalu ada event sebagai jurus menarik wisatawan untuk mengunjungi kabupaten maritim di Indonesia itu.

“Wakatobi Wave merupakan puncak dari kegiatan festival di Wakatobi, dan event ini masuk dalam kalender pariwisata nasional. Jika ditotal sepanjang tahun di Wakatobi memiliki 16 event, yang paling besar adalah Wakatobi Wave. Sehingga event Wakatobi ini jelas akan kami dukung untuk promosikan,” ujar Esthy.

Esthy juga mengamini ucapan Menteri Pariwisata Arief Yahya, dimana makin banyak event di suatu daerah, maka pendapatan per kapita daerah itu akan bagus dan indeks kebahagiaannya lebih tinggi.

“Tapi memang kegiatan nantinya banyak, tahun ini Wakatobi akan dibuat parade, wisata bahari, termasuk kuliner. Bentuk dukungan Kemenpar adalah promosi baik dalam bentuk offline maupun online,” pungkas Esthy. (*)

Respon Anda?

komentar