UN SMP Diundur

1765
ilustrasi. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMP harus diundur. Ujian yang rencananya diselenggarakan Selasa, (2/5) harus diundur karena peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh ditanggal yang sama.

“Kemarin staff saya sudah ke Jakarta, dan Mendikbud minta penyelenggaraan diundur,” kata Muslim, Sabtu (22/4).

Mundurnya pelaksanaan jadwal ujian ini tidak usah dikhawatirkan. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dari provinsi tentang penyesuaian jadwal yang baru.

Muslim menjelaskan penyesuaian jadwal UN yang baru ini tidak akan menganggu jalannya ujian nasional, baik yang UNBK maupun yang menggunakan kertas.

“Tidak ada perubahan yang signifikan termasuk mata ujian yang akan diujikan nanti,” sebut pria kelahiran Rempangcate ini.

Untuk sekolah yang ujian menggunakan kertas. Soal ujian akan didistribusikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri ke Disdik Kota Batam. Setelah itu akan dititipkan di masing- masing kantor polisi terdekat dari sekolah.

“Masih sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Muslim.

Tahun ini terdapat 22 sekolah yang mengikuti UNBK. Saat ini persiapan sudah selesai, tinggal menunggu pelaksanaan ujian saja. Beberapa sekolah yang digunakan untuk ujian sudah menyiapkan sarana dan prasara berdasarkan jumlah siswa seperti, siswa SMPN 3 yang menumpang di SMAN 1 Batam.

“Secara keseluruhan UN SMP ini dikuti lebih kurang 11 ribu, dimana 3.152 siswa mengikuti UNBK,” ucap pria 59 tahun ini.

Muslim mengimbau, UN bukan lagi penentu kelulusan. Siswa diharapkan bisa menguasai diri untuk tidak terganggu dan terpengaruh dengan apapun yang bisa menjerumuskan siswa sebelum pelaksanaan UN.

“Termasuk bocoran soal, jangan ada yang percaya. Cukup belajar,” imbaunya. (cr17)

)

Respon Anda?

komentar