Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama FKPD Tanjungpinang berfoto bersama pemenang MTQ ke XI Tanjungpinang. F.Yusnadi/batampos

batampos.co.id – Kecamatan Bukit Bestari berhasil menjuarai MTQ Ke XI Tingkat Kota Tanjungpinang 2017 yang dihelat Pemko Tanjungpinang dari 16-21 April di Terminal Sungai Carang, Bintan Center Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Agenda tahunan itu telah resmi ditutup oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Wakilnya, Syahrul, Jumat (21/4) malam.

Bedasarkan penilaian dari Dewan Hakim MTQ Ke XI, Kecamatan Bukit Bestari tak hanya menjuarai berbagai cabang membaca Alquran saja. Tetapi juga menjuarai perlombaan astaka terbaik ditahun ini. Sedangkan perlombaan pawai taruf hanya berhasil menempati posisi terbaik kedua dan perlombaan bazar di posisi ketiga.

Kemudian juara kedua ditempati Kecamatan Tanjungpinang Barat dan juara ketiga diraih Kecamatan Tanjungpinang Timur. Selanjutnya untuk Tanjungpinang Kota hanya mampu duduk diposisi terakhir atau keempat.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Tanjungpinang, Syahrul mengatakan qori dan qoriah serta hafiz dan hafizah utusan dari Kecamatan Bukit Bestari telah dinobatkan sebagai sang juara dalam MTQ Ke XI Tingkat Kota Tanjungpinang tahun ini. Diharapkan sang juara bisa memfokuskan diri untuk perlombaan diajang selanjutnya yaitu STQ Tingkat Proivinsi Kepri di Kota Batam.

“Para pemenang harus mengikuti pemondokan terlebih dahulu. Disana mereka akan mendapatkan pembinaan untuk peningkatkan kemampuan diri lagi. Karena mereka akan mewakili kota ini untuk mengikuti STQ Tingkat Kepri,” ujar Syahrul.

Dikatakan Syahrul, perhelatan MTQ kali ini tidak hanya sekedar ajang mencari bakat untuk menghasilkan yang terbaik. Tetapi dapat bermanfaat bagi generasi muda maupun masyarakat untuk menjadikan Alquran sebagai pegangan dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak- pihak yang berperan aktif dalam memeriahkan acara ini. Mulai dari instansi terkait dan masyarakat yang antusias mengikuti acara tersebut sampai selesai,” katanya.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan MTQ Ke XI ini merupakan agenda terakhir dimasa kepemimpinannya bersama Syahrul. Diharapkan acara tersebut tak hanya sekedar ajang perlombaan saja melainkan mampu diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

“Mari kita bersama-sama mengimplementasikan ayat-ayat suci Alquran dalam kehidupan sehari hari. Sehingga masyarakat Tanjungpinang bisa menjadi contoh terbaik di provinsi ini,” ajaknya.

MTQ kali ini, kata Lis juga menjadi momentum bersama dalam menggali dan memperbaiki ketakwaan manusia kepada sang pencipta. Dengan begitu masyarakat Tanjungpinang yang identik dengan melayu mampu menjadi cermin keislaman di Indonesia.

Demi mensiarkan islam di Tanjungpinang ini, lanjut Lis dirinya juga mengintruksikan kepada seluruh sekolahan untuk menerapkan wajib mengaji setiap pagi. Bahkan kebijakan itu telah dilaksanakan oleh pelajar dari tingkat SD sampai SMA selama masa kepemimpinannya.

“MTQ ini menjadi momentum penting bagi kami. Karena inilah upaya yang kami lakukan sesuai visi misi demi mewujudkan semangat dalam mensiarkan agama kepada masyarakat,” jelasnya.

Lis menghimbau bagi qori dan qoriah serta hafiz dan hafizah yang berhasil meraih juara diajang ini bisa fokus kembali untuk perlombaan selanjutnya di STQ Tingkat Kepri. Karena disana mereka akan menghadapi peserta dari setiap daerah yang ada di provinsi ini.

“Para pemenang nantinya akan bersaing kembali dengan perwakilan dari setiap kabupaten/kota. Jadi fokuslah agar bisa mengukir prestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.(ary)

Respon Anda?

komentar