batampos.co.id – Mantan perwira Polda Kepri AKBP Mindo Tampubolon yang didakwa bersalah telah ikut menjadi dalang pembunuhan istrinya sendiri Putri Mega Umboh pada tahun 2011 silam tak juga ditemukan sejak divonis penjara seumur hidup oleh Mahkamah Agung pada tahun 2013 lalu.

Upaya pencarian Mindo belum membuahkan hasil hingga saat ini. Kepala Seksi intelijen Kejari Batam, Sukriyadi mengklaim pihaknya masih mencari mantan Kasat Pamobvit Poltabes Barelang tersebut. “Mindo masih dicari,” ujarnya, Senin (24/4/2017).

Ia menegaskan, upaya eksekusi terhadap Mindo tak pernah berhenti. “Sekecil apapun informasi terkait Mindo, tetap didalami,” katanya.

Sukriyadi mengaku, pergerakan tim eksekusi tak dapat dipublikasikan secara gamblang, dengan dalih Mindo adalah orang yang cukup berpengaruh. “Ini tugas intern kami. Yang jelas koordinasi dengan kepolisian tidak terlepas,” pungkasnya.

Mindo dinyatakan bersalah sesuai putusan Mahkamah Agung atas kasasi yang diajukan JPU Kejari Batam dengan vonis seumur hidup pada 12 September 2013.

Ia terbukti menyuruh mantan pembantunya di rumah yakni Rosma untuk mengajak Ujang (kekasih Rosma,red) untuk menghabisi nyawa Putri Mega umboh di kediaman mereka pada tahun 2011 silam. Motif Ujang menerima tawaran Mindo tersebut karena dijanjikan uang Rp 20 juta untuk pengobatan ibunya di kampung halaman.

Sementara motif Mindo nekat menghabisi nyawa istrinya karena sakit hati. (nji)

Respon Anda?

komentar