batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun menggelar pelatihan bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) di Karimun, Selasa (25/4)

”Ada 10 peserta dari pelaku IKM yang ada di Karimun. Mereka kita latih untuk bisa membuat alat produksi berbasis maritim, sehingga tidak perlu memesan dari luar dengan bahan baku pembuatan alat produksi banyak didapat di Karimun,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun Hazmi Yuliansyah.

Dengan demikian, diharapkan bagi pelaku UKM nantinya dapat meningkatkan penghasilan pendapatan selain usaha yang sudah ada. Serta bisa menjalin hubungan antara Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian sebagai pembina IKM dan Pemerintah Daerah dalam pengembangan usaha.

”Pelatihan ini ada teori dan prakteknya, selama tiga hari dengan narasumber dua orang dari Kementerian Perindustrian Bandung. Yang akan memberikan materi bagaimana membuat alat produksi dengan mudah dan murah,” ungkapnya.

Sehingga, kata Hazmi lagi ketika sudah mahir pelaku IKM tersebut dalam membuat alat produksi bisa memesan produk tersebut ke IKM yang sudah dilatih. Artinya, tidak perlu memesan alat produksi ke luar daerah, karena sudah ada pembuatannya dan tidak kalau hasil produknya.

”Intinya kita ingin produk lokal bisa dibeli oleh pelaku-pelaku IKM yang ada di Karimun,” jelasnya.

Sementara narasumber yang memberikan materi dari Kementerian Perindustrian Nana Johana dan Disman memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Daerah Karimun yang memberikan kesempatan kepada para pelaku IKM untuk menambah ilmu dan keahlian baru. Supaya bisa meningkatkan produksi usaha maupun mengembangkan usaha baru yang didapat dari pelatihan.

”Sangat tepat sekali pelatihan ini. Menurut saya, daerah yang berbatasan langsung dengan negara harus bisa memanfaatkan membuat alat produksi yang berbasis kemaritiman. Seperti pembuatan kerupuk maupun yang lainnya, dari yang manual menjadi semi teknologi,” ucapnya. (tri)

Respon Anda?

komentar