Petugas mengevakuasi jenazah Rengki, F Osias De/batampos.

batampos.co.id – Diduga depresi, Rengky Bonaveba Agus, 39, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya di Jalan Transito, Gang Sukajaya IV, nomor 53, RT 04, RW 08, Kelurahan Melayu Kota Piring, Selasa (25/4) sore.

Informasi yang dihimpun, mayat korban ditemukan pertama kali oleh keponakannya, Ramadani, 25, yang hendak bertamu, sekitar pukul 15.30 WIB. Keponakannya itu, pun terkejut dan langsung memberitahukan pada tetangga dan keluarganya.

Salah seorang keluarga korban, Humaidi, 54, mengatakan sebelum ditemukan tewas gantung diri. Dirinya dan korban sempat makan siang bersama. Dirinya pun tidak pernah melihat korban bertingkah aneh.

“Dia tinggal disini baru enam bulan, sebelumnya dia di Palembang. Mungkin dia depresi setelah orang tuanya meninggal belum lama ini,”ujar Humaidi.

Dikatakan Humaidi, korban selama ini ikut bekerja dengan dirinya sebagai buruh bangunan di perumahan di Batu Sembilan. Saat ditemukan, korban tergantung diantara ruang tengah dan dapur dengan menggunakan tali nilon.

“Anak saya melihat pamannya gantung diri pun langsung histeris. Warga pun kaget dan langsung berdatangan,”kata Humaidi.

Terpisah, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Efendri Ali, mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab pastinya hingga korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

“Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan ada tanda kekerasan. Meski begitu, korban tetap dibawa kerumah sakit terlebih dulu,” ujar Efendri Ali.

Dikatakan Efendri, berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya. mayat korbn pertama kali ditemukan oleh keponakannya yang datang untuk bertamu. Namun, saat itu keponakannya itu terkejut melihat pamannya tergantung di tiang abstrak dapur dan ruang tengah.

“Kami dapat laporan itu sekitar pukul 15.30 WIB. Kamipun langsung melakukan olah TKP. Saat kami sampai korban masih dalam posisi tergantung,”pungkasnya.(ias)

Respon Anda?

komentar