Sejumlah warga mengikuti senam sehat dalam rangka Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (26/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Indeks Kesehatan Masyarakat (IKM) menjadi paramater keberhasilan pembangunan daerah. Menyadari pentingnya kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) yang disejalankan dengan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (25/4) malam.

“Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, menjadi penyebab menurunnya IKM. Tingkat kematian di Kepri bukan saja terjadi karena penyakit menular, tetapi penyakit tidak menular juga tinggi,” ujar Kadinkes Kepri, Tjetjep Yudiana melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Rizal Rinaldi.

Dikatakannya, kependulian untuk menjaga gaya hidup sehat harus dimulai dari kelurga. Yakni dengan menjaga pola makan, dan melakukan aktivitas fisik selama 30 menit sehari. Menurutnya, Germas merupakan gerakan perubahan untuk mengkampanyekan hidup sehat. Secara khusus harapannya adalah untuk menurunkan beban penyakit menular dan tidak menular.

“Gerakan hidup harus kita rancang secara sistematis ditengah-tengah keluarga. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membudayakan prilaku hidup sehat, lingkungan bersih. Sehingga produktivitas masyarakat akan meningkat,” tutup Rizal Rinaldi.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza yang mewakili Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan, mainset sekarang ini yang harus dirubah. Yakni mencegah lebih baik dari mengobati. Menurutnya, pelayanan dirumah sakit sejauh ini sudah baik.

“Kita harus bisa memberikan dokterin ditengah-tengah keluarga, bahwa mencegah itu lebih baik dari mengobati,” ujar Raja Ariza.

Selain menggelar Rakortek dan kampanye Germas, Dinkes Kepri juga melaksanakan senam sehat di pelantaran Hotel CK, Tanjungpinang, Rabu (26/4) pagi kemarin. Selain diikuti masyarakat Tanjungpinang, kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh peserta Rakortek yang berasal dari tujuh kabupaten/kota dan sejumlah Puskesmas yang ada di Kabupaten/Kota. Masyarakat terlihat sangat antusias mengingkuti program senam sehat ini.(jpg)

Respon Anda?

komentar