Aktifitas pelayanan di kantor Disdukcapil Pemkab Lingga belum lama ini. Disdukcapil menerima 2 ribu blangko e-KTP dari pusat namun masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Dabo. F.Wijaya Satria/batampos.

batampos.co.id – Mendapat jatah 2000 blangko e-KTP dari Pemerintah Pusat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga masih belum mencetak sebanyak 651 e-KTP milik masyarakat Tanah Bunda Melayu. Pasalnya, selama kekosongan blangko e-KTP, Disdukcapil telah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 3,532 dan yang telah dicetak sebanyak 2,881.

“Selain kekosongan belangko keterlambatan pencetakan juga terjadi karena masalah jaringan di pusat,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Lingga, Samsudi, Kamis (27/4) pagi.

Karenanya, Disdukcapil memandang perlu adanya skala prioritas bagi warga yang telah melakukan perekaman pertanggal 1 September hingga 20 September tahun ini mengingat untuk pemenuhan kuota haji, cek kesehatan dan keperluan lainnya.

Dari jatah 2000 blangko yang didapat Pemkab Lingga, Disdukcapil juga menyatakan jatah tersebut masih jauh dari kata cukup untuk pemenuhan kebutuhan e-KTP bagi masyarakat Kabupaten Lingga. Selain itu, Disdukcapil juga meminta tambahan pengiriman blangko e-KTP bagi warganya.

Walau demikian, Samsudi mengajak warga yang telah melakukan perekaman namun belum mengantongi e-KTP agar lebih bersabar untuk mendapatkan e-KTP dan harus menunggu jatah pengiriman blangko selanjutnya dari Pemerintah Pusat. Selain itu, Samsudi juga berharap agar jaringan server pusat juga tidak mengalami kendala yang berarti sehingga memuluskan proses pencetakan e-KTP.

Kondisi kekosongan blangko serta gangguan jaringan, menurut Samsudi bukan sebagai halangan bagi Disdukcapil untuk terus melakukan perekaman e-KTP bagi warga Tanah Bunda Melayu. Perekan dapat terus berjalan sembari menanti pencetakan e-KTP.

“Walau begitu, data yang telah kami rekam kapan saja dapat dicetak ke e-KTP sewaktu-waktu blangko telah tersedia,” ujar Samsudi. (wsa)

Respon Anda?

komentar