batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan menindak tegas oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang nakal terutama pegawai yang telah terbukti mengkonsumsi narkoba.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, saat ini telah memerintahkan sekda untuk menindaklanjuti mengenai hukuman bagi oknum yang tersandung kasus tersebut. Pasalnya selama ini dirinya mengaku belum mendapatkan laporan mengenai sangsi tegas yang telah diberikan kepada pegawai nakal.

“Kita tidak ada tawar-menawar terkait narkoba. Sebaiknya, kalau dia PNS ajukan surat pemberhentian. Kalau dia PTT, jangan di perpanjang lagi kontrak kerjanya, “ungkap Haris kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Haris, jika hal ini tidak ditindak tegas dan dibiarkan, dirinya khawatir akan berdampak pada aparatur lainnya untuk berbuat yang sama. Untuk itu, Dia meminta kepada para pegawai masih mau bekerja segera hentikan tindakan itu. “Kalau masih ada, bertaubatlah. Sebab, jika itu sudah mendarah daging fatal akibatnya,” papar Haris.

Pada kesempatan itu dirinya juga meminta kepada Polres Anambas untuk dapat memberantas peredaran narkoba di Anambas sampai keakar-akarnya. “Tidak hanya dari kita, keinginan Pak Kapolres juga sama seperti kita,” ungkapnya.

Perang terhadap narkoba bukan kali ini saja digalakkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Beberapa waktu lalu, bagi ASN yang ingin menduduki jabatan eselon diwajibkan menjalani tes narkoba. Hal ini untuk memastikan bahwasanya pejabat esselon di Anambas harus bebas narkoba.

Sementara itu Kapolres Anambas AKBP Junoto, mengakui jika pihaknya juga memiliki misi yang sama dengan pemerintah daerah yakni konsen terhadap penanganan narkoba. “Tunggu saja ekspos dari kami,” kata Kapolres Anambas, AKBP.Junoto SIK kepada sejumlah awak media sambil tersenyum di Mako Polres Anambas, Rabu (27/4). (sya)

Respon Anda?

komentar