batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, mengharapkan bantuan Pemerintah Provinsi Kepri untuk mengatasi sampah di laut. Hal itu, karena sampah di daerah pelantar merupakan tanggungjawab Pemprov Kepri yang disebut dengan nol mil.

Walikota Tanjungpinag, Lis Darmansyah, mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan dari Pemprov Kepri untuk mengatasi sampah yang berada di daerah pesisir.

”Iya khusus sampah laut, kami akan berkoordinasi dengan Pemprov untuk membantu mengatasinya,” ujar Lis, Jumat (28/4).

Dikatakan Lis, untuk sampah di daerah pelantar ini merupakan tanggung jawab dari Pemprov yang disebut dengan nol mil. Pihaknya tidak mempunyai wewenang berlebihan di nol mil.

”ini yang perlu kami dudukan dengan Pemprov,” kata Lis.

Adapun dukungan yang dimaksud, sambung Lis, yakni adanya sinergitas dalam upaya membersihkan sampah laut dengan membuat jaring pembatas sampah agar sampah tidak masuk ke pemukiman warga.

“Kalau menurut wewenang, laut itu harusnya mereka (Pemprov) yang menjaga, walaupun mereka mau kita tetap melaksanakannya, ini harus didukung dari Pemerintah Provinsi,” ucap Lis.

Lis juga berkeinginan menjadikan laut di Tanjungpinang bersih dari sampah, karena sampah tersebut sangat menganggu pemandangan dan estetika di Kota Gurindam ini.

“Ya kalau memang mau sampah laut bersih, kita sama-sama lah membersihnya, karena ini memang porsinya wewenang Pemprov,”sebutnya.

Diterangkan Lis, sampah laut itu harus ditangani serius. Dalam dua minggu membersihkan samapah di daerah pelantar II itu tidak habis-habis sampah yang dibersihkan.

”Perhari samapah laut bisa mencapai lima ton, untuk sampah laut ini tidak bisa berhenti atau selesai, kita harus secara continue melakukan pembersihan,”pungkasnya.(ias)

Respon Anda?

komentar