Kompetisi Coding Se Indonesia di Batam

Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya memberikan sambutan sekaligus membuka acara Kompetisi Coding di Politehnik Batam, Jumat (5/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kompetisi Coding Bertajuk Bring Your Own Computer (BYOC) yang merupakan kerjasama Embassy of the Republik Indonesia (KBRI Singapura), Singapore Economic Development Board (EDB) dan Politeknik Negeri Batam dinilai Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya dapat mendorong digital ekonomi Batam, Jumat (5/5).

Ngurah Swajaya setelah membuka secara resmi kompetisi coding menerangkan peringatan Hari Hubungan Diplomatik Indonesia dan Singapura ke-50 tahun ini menjadikan momen yang sangat baik untuk hubungan kedua negara.

“Batam dipilih karena letaknya yang dekat dengan Singapura, menjadikan Batam punya keistimewaan di mata Singapura,” ungkapnya.

“Perusahaan Singapura dapat dengan mudah melihat talent-talent dari Indonesia melalui kompetisi ini,” tambahnya.

Ia mengharapkan Batam menjadi starter untuk mengisi digital ekonomi Indonesia.

BYOC ini diikuti sebanyak 880 peserta dari seluruh universitas di Indonesia telah siap berkompetisi menciptakan start-up dalam tiga kategori berbeda, yakni kesehatan, teknologi keuangan dan logistik.

“Mudah-mudahan dengan acara ini, kita bisa bersama-sama membentuk komunikas teknologi di Indonesia,” kata Koordinator Lapangan BYOC, Irkham Nugroho Putro.

Peserta mulai dari 5-7 Mei akan menciptakan start-up berupa mobile apps, desktop apps, software dan lainnya.

“Mereka akan diberikan fasilitas dan disediakan tempat menginap selama kompetisi berlangsung,” ucapnya.

Selanjutnya, dari masing-masing kategori akan ditentukan juara 1, 2 dan tiga serta juara umum.

“Para pemenang akan dimonitor langsung oleh perusahaan sponsor dan dapat memperoleh kesempatan dikontrak oleh perusahaan ternama Indonesia dan Singapura,” tutupnya. (cr18)

Respon Anda?

komentar