Gubernur Kepri Nurdin Basirun berbaur dengan pejabat dan masyarakat saat acara Festival Padang Melang di Kabupaten Anambas, Sabtu (13/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batampos.

batampos.co.id – Andre Purwandono selaku representative MURI mengatakan, pelepasan tukik yang disejalankan dengan Festival Padang Melang mendapat rekor Muri tingkat Nasional dengan jumlah tukik yang dilepaskan sebanyak 4109 ekor. Rekor ini telah mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Provinsi Maluku dengan jumlah tukik yang dilepas sebanyak 3047 ekor beberapa tahun lalu.

Menurutnya bukan hanya memecahkan rekor secara nasional tapi pelepasan Tukik yang dilakukan Anambas sudah bertaraf dunia.

“Sudah kita putuskan dan koordinasi dengan pimpinan, maka rekor Muri yang diberikan kepada Anambas dalam melakukan pelepasan tukik sebanyak 4109 dengan gelar meraih rekor Muri Dunia” kata Andre Purwandono kepada seluruh pengunjung yang hadir dan disambut tepuk tangan yang meriah.

Untuk menghitung tukik yang ada pihaknya membutuhkan waktu selama tiga jam. Sebelumnya Anambas menyiapkan 5000 tukik, tapi banyak yang mengalami stres, sebagian mengalami kematian. Akhirnya kita hitung yang tersedia saja,” jelasnya.

Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, mengaku bangga dengan rekor yang telah diraih oleh anambas. Nurdin, mengatakan, acara akbar semacam ini cukup menarik dan pelepasan tukik yang dilaksanakan oleh Anambas adalah pertama kali dilakukan di wilayah Kepri pada umumnya. Ia memastikan Pantai Padang Melang akan dijadikan pariwisata yang bertaraf internaaional.

“Saya bangga Anambas bisa melaksanakan acara ini dalam rangka meningkatkan pariwisata dan bisa meraih rekor MURI dunia. Saya pastikan pantai padang melang ini akan dijadikan tempat wisata bertaraf internasional, saya katakan dari hati kepada seluruh
masyarakat Anambas, khususnya di Kecamatan Jemaja,” kata Nurdin Basirun selaku Gubernur Kepri ketika menyampaikan pidatonya dihadapan ribuan masyarakat yang hadir di acara festival padang melang tersebut,” Minggu (14/5).

Menurutnya, kegiatan seperti ini harus sering dilakukan dan baik untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Ia juga beraharap kepada masyarakat agar dapat menjaga keindahan laut, pantai, terumbu karang, hutan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kedepannya ia juga berjanji akan melakukan penataan terhadap pemukiman penduduk yang berada di pantai.

Rumah penduduk yang berada dipantai harus ditata dengan baik. Seluruh rumah harus memiliki tempat penampung pembuangan najis. Hal ini dilakukan untuk menjaga keindahan laut. “Pemda harus menyediakan tempat sampah di setiap sudut kota dan itu wajib dilakukan dalam rangka menjamin kebersihan kepada wisatawan,” ungkapnya.

“Kita harus memberi jaminan kebersihan kepada wisatawan. Kita akan bantu menata pemukiman penduduk yang berada dipantai maupun di laut,” jelasnya. (sya)

Respon Anda?

komentar