Penanganan HIV/AIDS di Kepri Tak Penuhi Target

batampos.co.id – Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kepri mesti dilakukan. Terutama target-target pemenuhan pelayanan yang jadi indikator kesuksesan. Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kepri, Onward Siahaan mengharapkan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan ini juga menyentuh kepada para penderita HIV/AIDS.

“Apalagi permasalahn HIV/AIDS ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Bahkan masuk dalam lima skala prioritas yang akan diperhatikan Pemprov Kepri,” kata Onward, kemarin.

Informasi yang diterima Onward, hingga kini, pemenuhan pelayanan kesehatan bagi para penderita HIV/AIDS di Kepri belum memenuhi target. Indikator persentase angka kasus HIV yang ditangani atau diobati se-Kepri hanya mencapai 57 perseb dibanding targetnya sebesar 67 persen.

“Atau jumlah lebih kurang sebanyak 333 orang yang tidak mendapatkan pengobatan,” sebut Onward.

Tentunya hal ini perlu penyelesaian, sehingga penderita HIV secara keseluruhan dapat diobati dan ditangani dengan semestinya.

“Bukan hanya pengobatan tentunya, yang lebih penting lagi terkait pencegahan, dimana harusnya Dinkes proaktif bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota dalam pencegahan HIV-AIDS ini dengan lebih sering melakukan penyuluhan dan sosialisasi bahaya penyakit ini,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana menyebutkan, selama ini telah dilakukan koordinasi dengan kabupaten/kota dalam upaya sosialisasi pencegahan HIV. Utamanya, kata Tjetjep, di kantong-kantong yang diduga menjadi lokasi penyebaran virus tersebut dan juga ke beberapa perguruan tinggi.

“Tentu kalau namanya sosialisasi pencegahan terus kami lakukan. Itu wajib,” tegasnya.

Ditegaskan Tjetjep bahwasanya menekan angka pertumbuhan penderita HIV/AIDS di Kepri memang masuk dalam agenda prioritas gubernur di bidang kesehatan. Termasuk pula, kata dia, memberikan pelayanan yang maksimal kepada para ODHA. (aya)

Respon Anda?

komentar