Walikota Batam Pastikan Pelebaran Jalan Tidak Ada Kendala

 Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pelebaran jalan yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam berdampak pada sebagian bangunan baik milik pemerintah maupun swasta.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan untuk proses pelebaran tahap dua ini, memang ada beberapa bangunan yang berdiri diatas daerah yang terkena pelebaran, seperti papan iklan yang berada di tepi jalan, vidiotron, halte, kios liar hingga kantor kelurahan Kampung Seraya, Batuampar.

“Untuk kios sebagian sudah mulai mereka bongkar sendiri, sedangkan halte dan lainnya bertahap,” kata Rudi, (15/5) saat meninjau pembangunan jalan layang di Simpangjam.

Mantan Wakil Walikota Batam ini juga memastikan pelebaran lima titik jalan berlangsung dengan baik. Kelima jalan yang akan dilebarkan diantaranya jalan simpang planer hoter- simpang the hill hotel, simpang baloi center- simpang apartemen harmoni, jalan underpass- simpang telkom pelita- simpang irinco, simpang jam- simpang BNI/ Rosdale, dan simpang BNI- frengky.

“Sejauh ini tidak ada masalah, Pak Yumasnur juga telah melakukan sosialisasi kepada mereka yang terdampak pelebaran. Inikan untuk kita semua jadi saya mohon dukungannya lah,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menambahkan pihaknya tengah mendata aset milik pemerintah yang terdampak pelebaran, selanjutnya akan dilaporkan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri.

Akibat pelebaran ini terjadi otomatis terjadi pengurangan nilai aset, dan itu harus terdata. “Nanti kita akan bentuk tim khusus untuk pendataan ini,” sebut mantan Kepala Disperindag Kota Batam ini.

Amsakar mengungkapkan memasuki tahun kedua masa kepemimpinan Rudi- Amsakar, pihaknya masih memfokuskan pada pembangunan infrastruktur, terutama jalan.

“Bertahap kami benahi, kalau Batam punya infrastruktur yang bagus, pasti akan berdampak kepada kunjungan wisatawan, dimana mereka merasa nyaman berjalan di Batam. Tidak tertutup kemungkinan tahun depan kami mulai membenahi sektor pariwisata,” terang pria yang akrab disapa Am ini. (cr17)

Respon Anda?

komentar