Air Minim, Listrik Nyala Malam Saja

165
PLTD UPP Letung, hingga kini pelayanan listrik di Desa Keramut Jemaja barat masih minim karena hanya menyala pada malam haru saja. F: Syahid/batampos

batampos.co.id – Desa Keramut Kacematan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas hingga saat ini masih kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih. Sampai saat ini untuk kebutuhan air di desa itu masih sangat terbatas.

Tak hanya itu, pasokan listrik di Desa Keramut juga hanya nyala pada malam hari saja mulai pukul 17.00 sampai 01.00 WIB.

Kepala Desa Keramut Aman, yang didampingi sejumlah warga sekitar mengungkapkan kebutuhan pasokan listrik sudah sering diajukan kepihak pemerintah daerah agar dapat menambah mesin yang lebih besar ketimbang yang ada saat ini. Namun lagi-lagi hal tersebut belum terwujud.

Padahal Desa Keramut tidak lama lagi akan dijadikan ibu kota kecamatan yang baru yakni Kecamatan Jemaja Barat yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Kepri. Jika tidak dipersiapkan sejak dini, maka tidak menutup kemungkinan kedepan akan sulit memberikan pelayanan.

Meski pelayanan dapat dilakukan namun diperkirakan membutuhkan biaya operasional yang sangat besar karena dipastikan akan menggunakan mesin sendiri.

“Kita sudah sering ajukan ke Pemda agar dapat memberi tambahan mesin untuk pasokan listrik, tapi tak kunjung terealisasi,” ungkap aman, Selasa (16/5).

Sementara untuk kebutuhan air bersih juga minim, perlu adanya peralatan pembangunan pengeboran sumur untuk memperoleh sumber air yang mencukupi. Saat ini warga menghandalkan sumber air yang ada, tapi masih sangat minim.

Air yang mengalir ke setiap rumah warga juga dibagi waktunya masing- masing mendapat air selama 2 jam saja, setelah itu air tersebut dibagikan lagi ke warga lainnya.

“Kalau tidak dibatasi pemakaian airnya, saya yakin sumber air yang ada akan habis dan warga akan mengalami kekeringan,” jelasnya. (sya)

 

Respon Anda?

komentar