Akhir Mei, Program Fisik Batam Sudah Harus Berjalan

426
ilustrasi

batampos.co.id – Minimnya serapan anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) tak lepas dari belum banyaknya proyek fisik yang belum berjalan. Hingga triwulan pertama 2017 ini, realisasi serapan anggaran di masing-masing OPD baru berada diangka 11 persen.

Padahal seharusnya serapan tersebut sudah berada diangka 20 persen dari total anggaran.

Anggota Komisi III DPRD Batam, Sumali menilai, seharusnya bulan April semua proyek fisik sudah tahap pelelangan. Sehingga memasuki triwulan kedua, sudah masuk tahap pengerjaan.

“Idealnya akhir Mei tak ada lagi pelelangan dan sudah program fisik,” tuturnya, Selasa (16/5).

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya proyek bangunan mangkrak serta penumpukan proyek. Selain itu, hasil proyek fisik tidak akan sama apabila dikerjakan awal tahun dengan yang dikerjakan akhir tahun. “Akhir tahun tak maksimal karena terkesan ngejar waktu,” katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Aman menambahkan, terlambatnya pengerjaan proyek fisik juga bakal berpengaruh terhadap ekonomi. Termasuk peredaran uang di masyarakat. “Makanya sesuai arahan presiden, pembangunan infrastruktur dilakukan di awal tahun,” kata Aman.

“Selain itu, dana APBD tidak terparkir di kas daerah,” tambahnya.

Menurut dia, ketika proyek fisik cepat dilakukan, maka evaluasi realisasi juga cepat. Bila masih ada sisa dana dari lelang tersebut, maka di APBD perubahan sisa-sisa anggaran ini diperuntukan untuk pembangunan yang lain atau melanjutkan program di APBD murni.

“Jangan seperti tahun lalu, banyak proyek fisik baru dilaksanakan akhir tahun,” tuturnya.

Nono Hadi Siswanto, anggota Komisi III mengaku, sebelum proyek fisik berjalan, butuh persiapan administrasi di setiap OPD. Baik itu lelang ataupun perencanaan. Dan hal ini memerlukan waktu. Ia menilai, tahun ini tidak ada pekerjaan fisik yang sifatnya menahun.

“Artinya pekerjaan lima bulan sudah selesai. Saya pikir kepala dinas sudah memperhitungkan itu. Akhir tahun tuntas, karena awal tahun kita sudah persiapan,” kata dia.

Terkait masih rendahnya serapan anggaran, politisi PAN itu menilai, karena saat ini setiap OPD masih berputar pada tender lelang. Dan tahapan lelang ini tidak memakan anggaran yang besar. “Kalau menurut saya masih normatif lah. Tapi kalau bulan enam belum ada pengeluaran itu wajib dipertanyakan,” jelas dia. (rng)

Respon Anda?

komentar