DPRD Batam Puji Perjanjian Kinerja Komitmen para Pejabat

292
Walikota Batam Rudi memberikan pada PNS Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penandatanganan perjanjian kinerja yang dilakukan Walikota Batam, Muhammad Rudi kepada seluruh para pejabat perangkat daerah ditanggapi positif oleh lembaga legislatif. Mereka menilai perjanjian tersebut merupakan komitmen yang harus dipenuhi para pejabat setelah menerima jabatan dari Walikota Batam.

“Jika tak mampu melaksanakan komitmen, yang memang seharusnya mundur. Diganti dengan orang yang lebih mampu mengimplementasikan tugasnya,” kata sekretaris komisi III DPRD Batam, Bustamin Hasibuan, Selasa (16/5).

Menurut dia, ketika perjanjian kinerja ini diterapkan, maka akan diketahui oucome dan output masing-masing kepala dinas. Outcome yang dimaksud adalah program yang berhasil dijalankan selama setahun. Sedangkan output meliputi kuantiti kegiatannya. Outcome dan output ini, kata Bustamin, juga harus berdasarkan RPJMD walikota.

“Misalnya OPD Bina Marga, berapa sih tahun ini yang diaspal. Jadi ada datanya yang bisa disesuaikan dengan RPJMD walikota. Tidak lagi hanya tahu serapan anggaran 80 persen. Apa program malah tak tahu,” tuturnya.

Tak dipungkiri selama ini banyak kepala dinas yang tidak mengetahui capaian kinerjanya. Apakah sudah sesuai dengan RPJMD atau belum. “Perjanjian kinerja ini biar ada rambu-rambu dan capaian kinerja,” jelasnya.

Rohaizat, anggota DPRD lain turut mendukung pencapaian kinerja tersebut. Ia berharap hal ini bukan hanya sebatas ditandatangi diatas kertas, melainkan harus dengan implementasinya.

“Memang kinerja OPD harus terukur dan sesuai RPJMD,” kata dia.

Patokannya, kata Rohaizat, kinerja dan pelayanan pada masyarakat. “Tapi kalau sering dikomplen masyarakat terkait pelayanan, mending mundur saja. Ganti dengan yang lebih kompeten,” kata dia.

Terkait kepala dinas yang tidak mengetahui programnya, ditanggapi tertawa Rohaizat. “Yang kemarin ya, kepala dinas pariwisata tak tahu berapa kali penyelenggaraan event di tahun ini,” jawabnya tertawa.

Padahal, kata dia, Walikota sendiri sudah menegaskan bakal menggenjot sektor pariwisata, mengingat kian melemahnya sektor industri. “Di Bayuwangi, mereka pasang papan di pusat keramaian. Jadi masyarakat awam pun jadi tahun, tangal-tanggal sekian ada event pemerintah. Lucu juga kalau kadisnya tak tahu,” sindirnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta pimpinan OPD menandatangani perjanjian kinerja.

Turut menandatangani perjanjian tersebut seluruh OPD dilingkungan Pemko Batam. “Tidak mampu mundur saja,” kata Rudi, Senin (15/5). (rng)

Respon Anda?

komentar