Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninggalkan lapangan usai mengikuti apel gabungan jajaran Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja maksimal untuk merealisasikan program prioritas yang telah direncanakan pada tahun anggaran 2017 ini. Seperti Dinas Pendidikan Kota Batam, dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan, salah satu program yang menjadi prioritas Disdik Batam adalah pembangunan ruang kelas baru (RKB). Seperti diketahui tahun ini pihaknya telah menggarkan Rp 3,1 miliar untuk pembangunan 60 RKB.

“RKB kita sudah mulai bangun dan direncanakan Agustus sudah bisa digunakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Hasyimah menargetkan pembangunan fisik rumah tidak layak huni (RTLH) tahun anggaran 2017 ini selesai sebelum 30 November mendatang.

“Sekarang masih proses lelang, bulan sembilan nanti kita mulai bangunan fisiknya,”kata Hasyimah, Selasa (16/5).

Sesuai dengan target yang diberikan Walikota Batam, pada November mendatang seluruh proyek sudah harus selesai pengerjaannya. “Kami usahakan sebelum deadline tersebut seluruh kegiatan terealisasi sesuai dengan yang telah direncanakan,” ujar mantan kepala sekolah SDN 007 ini.

Tahun ini pemerintah menganggarkan sedikitnya Rp 2,5 miliar untuk program RTLH.  Program pengentasan kemiskinan ini memfokuskan rehabilitasi rumah yang tidak layak huni yang berada di hinterlan atau pesisir diantaranya, Kecamatan Belakangpadang 35 rumah, Bulang 30, dan Galang 35 unit rumah.

Hasyimah menambahkan, tahun ini pengerjaan program RTLH akan dibantu Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). “Tahun lalu pengerjaan dilakukan secara swadaya masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan seluruh proyek di seluruh instansi harus selesai paling lambat 30 November mendatang. Memasuki triwulan pertama realisasi peroyek yang direncanakan Pemerintah Kota Batam masih sangat jauh dari harapan.

“Memang masih rendah, karena itu, saya meminta seluruh OPD bekeja maksimal untuk menyelesaikan paling lambat November nanti,” kata dia, Selasa (16/5).

Mantan Wakil Walikota Batam ini juga menyoroti kinerja setiap kepada OPD yang ada di lingkungan Pemerintahan Kota Batam. Kepala OPD yang tidak mampu menyelesikan tugasnya dan tidak bisa memberikan alasan yang jelas akan menerima sanksi.

“Yang tak sanggup siap- siap diganti,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepad seluruh OPD bisa bekerja maksimal, agar apa yang telah direncanakan bisa berjalan dengan baik. Hal ini juga akan mempengaruhi perencanaan untuk tahun berikutnya.

“Saya ingin di masa kepemimpinan saya infrastruktur Batam mengalami peningkatan, tidak hanya itu termasuk permasalahan sampah, pendidikan hingga pendidikan,” ujarnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar