Pak Wali, Jalan Batam Berlubang dan Bergelombang

244
fotio: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Sejumlah ruas jalan di Kota Batam masih berlubang dan bergelombang. Tidak hanya ruas jalan kota, jalan provinsi hingga jalan nasional juga bernasib sama. Alhasil selain menganggu alur lalu lintas, hal ini juga kerap menimbulkan kecelakaan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Yumasnur, mengklaim tahun ini sejumlah ruas jalan akan diperbaiki, bahkan sebagian perbaikan sudah dilakukan. “Oleh Pemko ada di Legenda Malaka, Simpang Ocarina, Baloi Center, Permatapuri, Tiban I, Kavling Tanjungriau. MAsih banyak lagi, saking banyaknya tak hafal,” kata dia, di kantor Pemko Batam, Selasa (16/5).

Sementara itu, perbaikan oleh pemerintah provinsi seperti di Jalan Raja Isa dari Simpang KDA ke Simpang dekat kantor Bank Indonesia Batamcenter. Sementara itu, salah satu perbaikan jalan oleh pemerintah pusat yakni ruas jalan Diponegoro arah Simpang Tobing Batuaji-Sekupang.

“Dua udah selesai malah,” katanya.

Namun sayang, sejumlah ruas jalan yang diklaim tersebut baru diperbaiki justru tidak bertahan lama alias cepat rusak. Ruas jalan Laksamana Bintan depan Hijrah Industrial Park pun demikian.

Dia menyampaikan, lazimnya seperti daerah lain, di Batam tak hanya ada ruas jalan kota namun juga ada ruas jalan provinsi dan nasional. Artinya, pemeliharaan juga perbaikannya oleh masing-masing yang terkait. Menurutnya, bisa saja Pemko Batam melakukan perbaikan provinsi maupun nasional, namun dia mengingatkan baik provinsi maupun nasional juga punya pos anggaran khusus jalan.

“Bisa saja kita koordinasi dengan mereka, tapi mereka kan punya pos anggaran untuk itu. Kita fokus pada milik kita,” katanya.

Bahkan, beberapa waktu lalu dia mengaku meembawa serta satuan kerja (satker) jalan nasional turun langsung mengecek lokasi ruas jalan nasional yang rusak dan sering banjir. “Mereka akan programkan tahun depan yang belum tahun ini. Kita harap memang mereka siapkan anggaran untuk ini,” ucap dia

Bagaimana dengan ruas jalan kota yang juga banyak yang rusak, Yumasnur mengatakan perbaikan tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa dan alur proyek fisik melalui tahapan yang runtun. “Nggak ada kendala, mekanismenya seperti ini prosesnya perencanaan dulu, perbaikan (jalan) perlu lalui proses,” sebut dia.

Proses yang lama, tak urung membuat jalan yang rusak semakin parah kondisinya, sebut saja ruas jalan depan Mega Jaya Industrial Park yang berlokasi di Baloi Permai Batamkota yang terancam putus, karena badan jalan longsor tergerus air. Kerusakan yang dulu hanya satu titik, kini bertambah. Di lokasi longsor hanya dibatasi dengan tanah.

“Kita tahun ini pasti perbaiki jalan itu, bulannya saya lupa. Tanah itu sementara saja, kita nanti beton,” katanya.

Pantauan Batam Pos, ruas jalan rusak seperti di ruas jalan Yos Sudarso arah Baloi-Batuampar, jalanan yang bergelombang sangat membahayakan pengendara. Terpantau ada empat titik gelombang di jalan yang menurun tersebut.

Tidak hanya itu, kondisi serupa juga terjadi di jalan Laksamana Bintan arah Pelita-Seipanas tepatnya di Simpangkuda Seipanas. Selain bergelombang, kondisinya yang dekat dengan simpang turut menambah bahaya jaln tersebut.

Sementara itu, jalan di Simpang Kabil aspalnya terkelupas. Alhasil jalan penuh kerikil, hal ini ironis karena simpang tersebut adalah simpang yang padat dan merupakan salah satu simpang utama di Batam. (cr13)

Respon Anda?

komentar