batampos.co.id – Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Kabupaten Lingga Ajiz mengungkapkan realisasi anggaran APBD Kabupaten Lingga pada triwulan pertama tahun ini lebih rendah tiga persen dibanding dengan triwulan pertama tahun lalu.

Pada 2016 di triwulan pertama, penyerapan anggaran sebesar 10,04 persen sedangkan pada tahun ini di triwulan pertama hanya sebesar 7,56 persen saja. Jika di bagi empat triwulan semestinya realisasi anggaran harus mencapai 25 persen.

“Tahun ini mulai Januari hingga Maret, realisasi anggaran sebesar 7,56 persen,” ujar Ajiz ketika dimintai keterangan Batam Pos, Selasa (16/5) pagi.

Lemahnya penyerapan anggaran ini menurut Ajiz disebabkan adanya perubahan administrasi dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga dari seluruh kegiatan mesti melengkapi serta merapihkan administrasi sebagai langkah pemerintahan yang baik.

Namun Ajiz mengatakan, Pemkab Lingga salah satu pemerintahan di lingkungan Provinsi epri yang terbaik dalam hal realisasi anggaran. Dia menambahkan, pada 2016 realisasi anggaran mencapai angka 93,94 persen. Angka tersebut sudah termasuk dalam kategori bagus.

Walau demikian, Ajiz tidak dapat memastikan untuk tahun ini apakah angka penyerapan anggaran tahun lalu dapat tercapai kembali pada tahun ini. Karena Ajiz mengatakan bukan tupoksi mereka untuk menjalankan pencapaian tersebut.

“Kami hanya sebatas menyampaikan, jika ada rapat kami terus menyampaikan anjuran penyerapan anggaran yang ada,” ujar Ajiz.

Rendahnya penyerapan anggaran ini juga terjadi di Kabupaten-Kota lainnya di Provinsi Kepri. Hal ini juga terjadi di pemerintahan Provinsi Kepri itu sendiri. (wsa)

Respon Anda?

komentar