Rio Haryanto Pebalap Formula 1 Ikut Bintan Triathlon 2017

Rio Haryanto (WAHYUDIN / JAWA POS)

Rio Haryanto, pebalap Formula 1 pertama asal Indonesia dipastikan turut serta dalam perhelatan Bintan Triathlon 2017 di Nirwana Gardens Hotel, Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Rio akan mengikuti event lomba renang, lari dan bersepeda untuk race kategori Olympic Distance pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2017, besok.

“Untuk Bintan Triathlon tahun ini ada salah satu pembalap F1, Rio Haryanto yang digandrungi perempuan-perempuan cantik itu. Rupanya dia ikut juga mendaftar untuk menjadi peserta, kami sudah mendapatkan data pendaftara,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira.

Jelas ini merupakan kabar yang menggembirakan. Pasalnya, Rio merupakan endorser yang menarik bagi event tersebut dikarenakan namanya sudah mendunia.

Rio Haryanto merupakan pembalap umur 24 tahun berkebangsaan Indonesia yang pernah membalap di ajang Formula 1 bersama tim Manor Racing pada musim 2016.

Sebagai pembalap asal Indonesia pertama yang bisa membalap di level Seri GP2, Rio memiliki basis pendukung yang sangat besar. Rio juga adalah pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang bisa menjajal mobil Formula Satu.

Pria yang sering menjadi Bintang Iklan itu juga disebut sebagai salah satu pembalap muda yang berpotensi menjadi wakil Asia di ajang Formula Satu pada masa depan.

Pada tahun 2011, Rio berpartisipasi di ajang Seri GP3 bersama tim Marussia Manor Racing dan di seri Auto GP bersama tim Driot-Arnoux Motorsport (DAMS). Dia mengawali kariernya di balap gokart pada tahun 2002 dengan Juara Nasional Gokart kelas kadet. “ Semoga setelah ini akan semakin banyak lagi tokoh mendunia dan artis yang ikut event tahunan kami ini,” ujar Luki.

Untuk urusan perkembangan perlombaan, Luki menjelaskan bahwa hingga saat ini sebanyak 1.200 peserta sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Bintan Triathlon 2017, terdiri perwakilan dari 30 negara yang ada di belahan dunia dan di dominasi 90 persen mancanegara.

Mereka akan mengikuti tantangan tiga kategori, antara lain Olympic Distance, renang, 1,5 km, sepeda 40 Km dan lari 10 Km. Untuk kategori Sprint Distance, renang 750 meter, sepeda 20 Km dan lari 5 Km. “Untuk Bintan Triathlon ini ada tiga kategori yang dipertandingkan. Yakni Olympic Distance, Sprint Distance. Kategori yang ketiga, Youth Distance, renang menempuh jarak 300 m, sepeda 6 Km dan lari 1,5 Km,” tambahnya.

Sementara ini, Bintan Triathlon yang sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Bintan. Luki juga mengatakan, jika tidak aral melintang, rencananya akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di acara pembukan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti menambahkan, pihaknya percaya bahwa event ini akan mengangkat pariwisata Indonesia umumnya dan pariwisata Bintan khususnya. Itu karena, panitia pelaksana sudah merelease bahwa para peserta Bintan Triathlon adalah dari 30 negara seperti Inggris, Australia, Prancis, Belanda, Amerika Serikat, Jerman, ada juga negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan tuan rumah Indonesia.

“Konsep yang ditawarkan adalah dengan berolahraga, semua spot atau destinasi wisata di Bintan ada. Laut, alam, bukit, padang golf, wisata buatan, jalanan konvensional yang tenang semua ada di Bintan. Jadi ikut ke Sport Tourism di Bintan dan berwisata di Bintan sangat-sangat lengkap, apalagi keluarga para peserta juga ikut,”ujar Esthy.

Esthy menambahkan, untuk perhelatan ini sudah dikelola dengan profesional dan gaungnya akan terasa ke dunia terutama negara tetangga Singapura. Karena perhelatan ini memang digelar dan dikelola oleh salah satu event organizer yang ada di Singapura sejak Bintan Triathlon digelar untuk pertama kalinya dua tahun yang lalu.

“Selain itu panitia juga sudah mengakui bahwa Bintan adalah lokasi yang sangat cocok untuk pertarungan Bintan Triathlon. Semuanya ada, semuanya lengkap dan semuanya indah, Bintan memang sangat pas untuk Sport Tourism,” kata Esthy berpromosi.

Apa saja yang akan dilakukan para peserta di perhelatan sport tourism ini ? Kata Esthy, olahraga ini semua dijalankan dengan mengkombinasikan keindahan alam di Bintan. Para peserta akan diajak olahraga renang di Laut. Laut Bintan memang indah dan aman karena kondisi perairan yang dilintasi memiliki arus yang kecil dan laut yang indah.

Selain itu, imbuh Esthy akses lomba juga sangat mudah dijangkau. Dari Singapura, hanya membutuhkan waktu 1 jam ke Bintan via kapal feri. Imigrasinya pun sudah sangat simpel. Tiap peserta hanya perlu menyisihkan waktu tidak lebih dari 10 menit untuk masuk ke Indonesia. Setibanya di Bintan, layanan terhadap peserta asing pun sangat mumpuni. Pihak penyelenggara menyediakan shuttle bus setiap 45 menit.

Setiap peserta asing diantar langsung sampai resor atau hotel resmi yang tersebar di sekitar Bintan. Waktu tempuhnya pun singkat. Hanya lima belas menit dari pelabuhan penyeberangan antarnegara. Medan lombanya? Sangat bersahabat. Trek sepedanya dianggap salah satu yang terbaik di Asia. Kualitas jalan sangat mulus. Race terasa makin menyenangkan lantaran peserta disuguhi variasi pemandangan yang sangat mempesona. View laut, desa-desa lokal dan perkebunan, semua bisa dinikmati.

Lalu lintas pun sangat safe lantaran kawasan Lagoi sangat sepi dari lalu lalang kendaraan. Trek larinya juga sangat oke. Medan yang 100% datar dengan melahap tiga lap di sekitar danau memberi sensasi yang sangat menyenangkan bagi para peserta lomba.
Menpar Arief Yahya mengucapkan terima kasih atas partisipasi Rio Haryanto, yang pernah berkunjung ke Gedung Sapta Pesona, Kemenpar Itu. “Rio bisa mengendors event ini sehingga menjadi lebih dikenal,” jelas Arief Yahya.(*)

Respon Anda?

komentar