Nanang warga miskin kecewa tahun ini tdak dapat jatah beras miskin. Imam Soekarno/batampos.

batampos.co.id – Seratusan warga miskin di Kelurahan Tanjungbatu kecewa karena tidak mendapat jatah bantuan beras untuk warga miskin (raskin) tahun ini. Padahal, jatah raskin sudah diterima bertahun-tahun, dan dirasa sangat membantu dalam menghidupi keluarga mereka. Namun sejumlah warga miskin justeru tidak lagi mendapatkan jatah beras miskin tanpa alasan, sementara kondisi mereka sangat membutuhkan bantuan Raskin tersebut.

Iklan

Rasa kekecewaan dirasakan Nanang,61, salah satu warga miskin yang bertahun-tahun tinggal di gubuk reot di jalan Fajar Baru Kelurahan Tanjungbatu Kota. Nanang yang keseharian bekerja sebagai penjaga kuburan mengaku kecewa mulai tahun 2017 dirinya tidak lagi mendapat bantuan Raskin dari kantor kelurahan. Karena namanya sudah tidak terdaftar lagi di kelurahan, sehingga ia hanya bisa gigit jari. Hal itu diketahui ketika hendak mengambil jatah raskin ke kantor lurah, Selasa (16/5) kemarin.

“Entah sayapun tak tahu kenapa nama saya tidak lagi terdaftar di kantor kelurahan sebagai penerima beras miskin. Padahal orang seperti saya ini kan seharusnya diperhatikan. Terus terang dengan bantuan beras tersebut sangat membantu untuk menyambung hidup tolonglah pak,” keluh Nanang.

Menanggapi kekecewaan warga, Lurah Tanjungbatu Kota Budihartono membenarkan adanya pengurangan jumlah penerima raskin. Pengurangan ditentukan dari Pemerintah Provinsi Kepri, pihak kelurahan hanya menerima data dan beras sesuai nama yang terdaftar.

“Data warga yang menerima raskin sebanyak 458 kepala keluarga (KK), namun pada tahun ini ada pengurangan sebanyak 159 orang. Pengurangan jumlah penerima raskin tidak ada koordinasi dengan RT/RW maupun kelurahan sehingga kami juga kaget dengan adanya pengurangan tersebut,” tuturnya. (ims)