Biasakan Hidup Jujur dan Bersih

batampos.co.id – Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengajak semua aparat untuk membiasakan hidup jujur dan bersih. Keberadaan KPK tidaklah untuk menyaingi polisi atau jaksa, tetapi untuk menjaga agar polisi dan jaksa tidak terkontaminasi dalam ranah korupsi.

“Itulah yg ingin kita wujudkan. Aparat yang bersih. Siapapun orangnya dan apapun bentuk penyelewengannya harus kita tindak jika terindikasi merugikan negara,” kata Basaria saat rapat koordinasi bersama para Aparat Penegak Hukum (APH) serta APIP Provinsi Kepri, di ruang rapat utama lantai 4, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/5).

Hadir pada kesempatan ini Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Kapolda Kepri Sam Budigusdian, Wakajati Kepri, para Kajari se Kepri dan Kapolres se Kepri.

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas komitment bersama dalam melakukan pemberantasan korupsi disegala lini di tubuh pemerintahan. Pertemuan ini diawali dengan MoU yang sudah dilakukan sehari sebelumnya.

Menurut Basaria, koordinasi ini dilakukan dengan harapan kedepannya tidak ada lagi tindakan represif yang harus dilakukan.

“Kerjasama kita ini harus menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.Kerja maksimal untuk mendeteksi segala sesuaitu yang berpotensi ada tindakan korupsi. Inspektorat selaku APIP agar bisa dengan baik di tingkat internal sehingga tidak sampai ke polisi, kejaksan dan KPK. Inilah tugas inspektorat daerah,” kata Basaria.

Gubernur Nurdin pada kesempatan ini, menegaskan bahwa Pemerintan Daerah sangat membutuhkan saran dan masukan dari banyak kalangan. Terutama menyangkut komitment terkait pemberantasan korupsi ini. Oleh karena itu Nurdin berterimakasih kepada pimpinan KPK yang sudah sudi untuk melakukan koordinasi para aparat penegak hukum.

“Kita sangat komit dengan masalah pemberantasan korupsi ini. Kita semua ingin Kepri ini sejahtera, tentram, aman dan damai. Sehingga investor bisa banyak lagi berinvestasi. Semoga dengan komitment ini berdampak baik disegala lini,” kata Nurdin.

Hal Senada disampaikan juga oleh Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. Bahwasanya Kepri sangat komitment untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. Untuk itu memerlukan bimbingan dari Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjend Pol Sam Budigusdian mengatakan rakor ini merupakan wahana untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan saling sharing satu sama lain. (bni)

Respon Anda?

komentar