Ini Korban Latihan PPRC yang Dirawat

batampos.co.id – Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk Desa Trluk Buton Natuna menelan korban. Empat personel dari Bataliyon Arhanud Komando Setraegi Angkatan Darat (Kostrad) tewas dalam kecelakaan.

Menurut informasi di lapangan, insiden tersebut diduga disebabkan kecelakan meriam macet dan meledak, sekitar pukul 11.21 WIB, Rabu (17/5). Korban yang meninggal adalah Kapten Arh Heru, Pratu Ibnu Hidayat, Praka Edy dan Pratu Marwan.

Sementara korban yang masih dalam perawatan, yakni

Pratu Bayu Agung
– Leher sebelah kanan luka kena percikan peluru
– Paha sebelah kanan luka kena percikan peluru
( Sedang dievakuasi ke RSU )

Serda Alpredo Siahaan
– Jari tangan kanan putus
– Paha kamar luka kena percikan peluru
( Sudah dievakuasi ke RSU )

Prada Danar
– Paha kanan luka kena percikan peluru
( Sdh dievakuasi ke RSU )

Pratu Ridai
– Lutut kaki kiri kena serpihan peluru
( Dirawat di Tenda Kes lapangan )

Pratu Didi Hardianto
– Luka tangan kiri kena serpihan peluru
( Dirawat di tenda lapangan )

Sertu Blego Switage
– Tangan kiri kena serpihan peluru
– Perut luka kena serpihan peluru

Menurut tenaga medis di RSUD, saat ini masih beberapa prajurit yang dirawat kondisi luka ringan. Sementara luka berat langsung dirujuk ke Pontinak. (arn)

Respon Anda?

komentar