batampos.co.id – Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tarempa, Anang Santosa mengatakan penyelesaikan pembangunan pelabuhan di pulau-pulau terdepan yang ada di Natuna dan Anambas terus dikebut oleh Pemerintah Pusat.

“Lewat APBN 2017 ini, untuk empat pelabuhan di Natuna dan Anambas kita mendapatkan dukungan sebesar Rp 53 miliar,” ujar Anang Santosa, Rabu (17/5) di Tanjungpinang.

Menurut Anang, di tahun 2017 ini dua pelabuhan yang dipastikan rampung pekerjaannya adalah Pelabuhan Letung dan Midai. Bahkan untuk Pelabuhan Letung kapal sudah bisa bersandar. Masih kata Anang, mendesaknya penyelesaian pelabuhan di pulau terdepan adalah upaya untuk memperbaiki sistem konektivitas di Provinsi Kepri.

“Kita perkirakan tahun 2017 Pelabuhan Letung dan Midai selesai. Kemudian untuk tahun 2018 mendatang yang akan dirampungkan adalah Pulau Subi dan Pulau Laut,” papar Anang.

Disebutkan Anang, untuk Pulau Laut dan Pulau Subi progresnya sudah mencapai 70 persen. Sedangkan untuk Letung dan Midai sudah diatas 90 persen. Masih kata Anang, untuk Pulau Subi tinggal sisi darat dan penambahan trestle. Begitu juga dengan Pulau Laut.

Pria yang akrab disapa Anang tersebut berharap tahun depan tidak ada pemangkasan anggaran. Karena apabila anggaran dipangkas tahun 2018 mendatang untuk Pulau Laut dan Pulau Subi belum bisa diselesaikan.

“Adanya pemangkasan anggaran membuat rencana pembangunan berubah. Sehingga butuh waktu lagi untuk menyelesaikan pekerjaan. Padahal target awal di 2017 ini semuanya sudah rampung,” tutup Anang Santosa.(jpg)

Respon Anda?

komentar