batampos.co.id РPemkab Karimun melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan pun telah mempersiapkan 19 petani untuk menggarap 10 hektare lahan yang akan ditanami bibit bawang merah tersebut. Bibit bawang merah tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian.

Lahan pertanian milik Pemkab Karimun di Pulau Kundur seluas 278 hektare. Namun saat ini hanya 65 dari 100 hektare yang akan dibuka terlebih dahulu.

”Kita sedang mempersiapkan administrasinya. Kemungkinan pertengahan tahun nanti, akan dimulai penanaman bawang merah yang berlokasi di Desa Teluk Radang Kecamatan Kundur Utara,” jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Karimun M Affan, Rabu (17/5).

100 hektare lahan sudah dikelola secara swadaya oleh petani seperti tanam padi, jagung, sayuran dan sebagainya. Artinya, lahan pertanian milik Pemkab Karimun sangat cocok untuk ditanami berbagai jenis pangan dengan kultur tanah dan perairan yang sudah memadai.

”Kalau bawang merah prosesnya cukup cepat, dalam waktu 3 bulan sudah bisa di panen. Dan saya jamin, hasil panen bisa dijual untuk daerah kabupaten Karimun dan sekitar,” tuturnya.

Sedangkan, di tahun 2018 mendatang direncanakan Kementerian Pertanian akan melakukan pengembangan lahan pertanian secara serentak yaitu penanaman padi dengan lahan 100 hektare. Selain itu, ada sayuran 20 hektare, jagung 500 hektare, bawang merah 50 hektare yang sekaligus diberikan bantuan pupuk.

”Yang jelas untuk komoditi jagung sudah ada pembelinya. Mau seberapa hasil panennya sudah pasti ada yang beli,” kata Apan lagi.

Sementara saat ini lahan pertanian milik Pemkab Karimun, sudah digarap oleh para petani secara swadaya petani itu sendiri. Dan hasilnya, cukup lumayan namun belum bisa meningkatkan ekonomi para petani itu sendiri.

”Intinya kita (Pemkab Karimun-red) terus memberikan penyuluhan terhadap petani. Insya Allah, suatu saatu para petani disana akan sukses seperti petani yang ada di jawa,” ungkapnya optimis. (tri)

Respon Anda?

komentar