batampos.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pelajar dengan mobil angkutan di Simpang empat Ceruk Ijuk, Bintan, Kamis (18/5) pagi kemarin adalah insiden yang tidak pernah diharapkan terjadi. Syukur, tidak ada korban jiwa dari peristiwa naas yang menyebabkan dua kendaraan hingga rusak parah itu.

“Tapi mari diambil hikmahnya, kita semua evaluasi bersama,” kata Anggota DPRD Kepri dari Dapil Bintan-Lingga, Dewi Kumalasari, kemarin.

Seketika usai mendapat informasi kecelakaan tersebut, Dewi lantas segera mendatangi Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri, tempat dimana seluruh korban kecelakaan dirawat. Dewi mendapati para pelajar yang sedang menggunakan bus itu menjadi korban. Beberapa di antaranya mendapatkan perawatan serius. Tapi lebih daripada itu, kata Dewi, banyak pelajar yang trauma dengan peristiwa kemarin pagi.

Kejadian ini, kata Dewi jadi perhatian bersama. Betapa pentingnya memastikan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara.

“Jangan ngebut-ngebut kalau berangkat ke sekolah. Baik itu bus angkutan pelajar, orang tua yang mengantar, atau siswa yang membawa kendaraan sendiri,” kata politisi perempuan yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kepri ini.

Ada baiknya, sambung Dewi, ke depannya turut dilakukan pula pemeriksaan kelayakan kendaraan, khususnya bagi bus angkut pelajar. Serta yang tidak kalah penting juga meningkatkan disiplin para sopir agar tidak mengangkut melebihi kapasitas yang tersedia.

“Jangan ada siswa yang berdiri. Angkut saja sesuai kursi yang tersedia. Kalau masih kurang, lebih baik ditambah lagi busnya. Bukan malah memaksakan,” tegasnya. (aya)

Respon Anda?

komentar