Dishub Gandeng BPN dan Tim Appraisal

Pesawat Susi Air, Cassa 212 saat mendarat di Bandara Letung beberapa waktu lalu. F.Syahid/batampos.

batampos.co.id – Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas telah mengumumkan kepada seluruh pemilik lahan yang yang bakal dibebaskan di area perluasan Bandara Letung. Pasalnya akan ada pembebasan lahan seluas 3 hektare di area bandara tersebut. Lahan yang bakal dibebaskan di area bandara yakni untuk perpanjangan runway atau landasan pacu.

“Jika tidak ada yang mengakui sebagai pemilik lahan, maka Pemda akan titipkan anggarannya ke pengadilan nantinya,” ungkap Zulkarnain selaku Sekretaris Perhubungan dan Lingkungan Hidup Anambas kepada wartawan, Kamis (18/5).

Menurutnya, upaya pemda tahap pertama melakukan pematokan lahan yang bakal dibebaskan, kemudian pihaknya telah mengumumkan di setiap pengumuman yang ada di kantor bupati maupun di setiap desa yang berada di Kecamatan Jemaja. Selama 14 hari waktu pengumuman yang sudah dilakukan sejauh ini belum ada pemilik lahan yang datang.

“Pengumuman itu mulai dipasang sejak tanggal 29 April-18 Mei 2017. Jika masa waktu pengumuman sudah selesai dilakukan maka pihaknya akan meminta bantuan Badan Pertanahan Negara ( BPN) untuk menghitung jumlah luasa tanah yang dibutuhkan,” terang Zulkarnain.

Setelah BPN menghitung luas lahan yang dibutuhkan, lalu pemda akan meminta bantuan lagi kepada Tim Apresial untuk menghitung nilai harga lahan yang dibebaskan. “Kita akan bekerjasama dengan BPN selaku juru ukur lahan, sedangkan Tim Apresial menilai harga lahan yang dibebaskan tersebut,” jelasnya.

Terpisah Kepala Satker Bandara Letung Ariadi, mengatakan saat ini pihaknya terus menggesa kepada pelaksana kegiatan agar dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Pihaknya masih memantau terus pekerjaan mulai dari pembangunan tempat parkir, pembangunan penambahan perpanjangan runway sebanyak 220 meter. “Saya berharap pekerjaannya selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan,” ucapnya.

Dikatakannya jika saat ini Kementerian telah menambah anggaran untuk pelaksanaan pembangunan runway kedepannya dengan panjang 230 meter.

“Artinya pada tahun 2018 panjang runway Bandara Letung mencapai 1.600 meter dan ia memastikan pesawat ATR 75 sudah bisa mendarat di Bandara Letung,” pungkasnya. (sya)

Respon Anda?

komentar