batampos.co.id – Masyarakat Batuaji menyambut baik wacana pemerintah kota Batam untuk meningkatkan dana Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) dari Rp 1 miliar jadi Rp 1,2 pertahun mulai tahun 2018 mendatang.

Warga mengklaim anggaran untuk PIK Rp 1 miliar pertahun untuk satu kelurahan selama ini belum cukup mengakomodir semua kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan yang ada.

Warga di perumahan Grya Prima RW 14, kelurahan, Batuaji misalkan tahun ini mereka kebagian dana PIK sebesar Rp 69 juta untuk pembangunan Balai Serba Guna, namun itu baru satu dari sekian usulan pembangunan infrastruktur yang terakomodir. “Usulan aspal atau semenisasi jalan (lingkungan) dan saluran drainase yang juga sangat dibutuhkan belum terakomodir,” ujar ketua RT06 perumahan Grya Prima, Mulyadi.

Camat Batuaji Fridkalter mengakui jika masih banyak usulan pembangunan infrastruktur dengan besaran anggaran dibawa Rp 200 juta yang masuk dalam anggaran PIK masih banyak yang belum tercover. Bahkan beberapa lingkungan ada yang belum kebagian sama sekali. “Dalam satu kelurahan usulan untuk penggunaan dana PIK ini bisa 20 an, jadi memang belum bisa terakomodir semuanya,” ujarnya.

Selama ini dijelaskan Fridkalter penggunaan dana PIK itu memang masih fokus pada usulan-usulan yang benar-benar mendesak seperti pembangunan fasum yang banyak dibutuhkan warga, pemasangan batumiring untuk titik drainase lingkungan yang benar-benar sudah mengancam lingkungan tempat tinggal warga dari bahaya banjir, semenisasi ataupun peningkatan jalan lingkungan yang benar-benar dibutuhkan.”Masih banyak lagi yang belum terakomodir, termasuk usulan pembangunan non PIK (nilai proyek diatas Rp 200 juta) juga cukup banyak,” kata Fridkalter.

Memang dikatakan Fridkalter usulan-usulan tersebut tak bisa semuanya dipenuhi sebab bagaimanapun anggaran baik PIK atau non PIK yang dialokasikan juga terbatas, namun dengan adanya wacana Pemko Batam yang akan menaikan dana PIK jadi Rp 1,2 miliar itu setidaknya akan membantu meningkatkan pembangunan infrastruktur yang memang belum terakomodir selama ini. “Tapi sudah disampaikan memang akan dinaikan dana PIK, kami berharap semoga wacana itu terpenuhi nanti,” ujar Fridkalter. (eja)

Respon Anda?

komentar