Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 27 Mei

174
Warga ramai-ramai membuat gapura untuk dipasang lampu colok selama bulan suci Ramadan 1438 H sebagai tradisi. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1438 H pada hari Sabtu depan (27/5). Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, yang dilakukan pada awal Maret lalu dengan penghitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan.

Dengan demikian, penetapan tersebut sebagai pedoman oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang disebarkan seluruh Indonesia bagi warga Muhammadiyah.

”Benar kita sudah mendapatkan surat maklumat nomor 01/MLM/1.0/E/2017 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1438 H dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dengan malam pertama pelaksanaan shalat sunat tarawih pada Jumat (26/5), yang kemudian esoknya hari pertama puasa,” jelas Ketua PD Muhammadiyah Karimun H Bustamy Datuk Rajo Mara, kemarin (19/5).

Dan dirinya memperkirakan, tahun ini pelaksanaan puasa akan sama dengan Pemerintah seperti beberapa tahun lalu. Sehingga, tidak perlu diperdebatkan dalam menentukan awal Ramadan. Yang penting, bagi umat muslim harus melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh nantinya.

”Yang jelas ibadah puasa kita harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan dihimbau agar membayar zakat fitrah diawal-awal puasa,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Badan Hisab Rukyat Karimun H Samsudin ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Agama untuk menetapkan awal Ramadan dengan sidang isbat. Dimana tahun sebelumnya, sidang isbat dilaksanakan beberapa hari sebelum Ramadan dengan menggunakan metode rukyat yaitu melihat atau mengamati hilal pada saat matahari terbenam tanggal 29 bulan sebelum Ramadan.

Sidang isbat sendiri digunakan sidang untuk menetapkan awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah. Seperti yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, sering terjadi perbedaan perspektif antara Pemerintah dan Muhammadiyah dalam menentukan awal Ramadan. Sidang isbat akan dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan Islam untuk bersama-sama menetapkan awal bulan Ramadan.

”Sepertinya sama kita jatuh pada Sabtu depan awal Ramadan. Tapi kita tunggu saja sepekan lagi, keputusan dari Kementerian Agama sebagai acuan Pemerintah untuk melaksanakan Ramadan,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, beberapa tempat sudah dimulai pemasangan gapura dari kayu untuk dipercantik dengan lampu colok saat puasa nanti. (tri)

Respon Anda?

komentar