batampos.co.id – Penerimaan siswa baru (PSB) tahun ini, Disdik Kabupaten Karimun belum menerapkan sistim pendaftaran online. Hal ini disebabkan jumlah sekolah dianggap masih mencukupi dan juga masih banyak sekolah yang belum memiliki sarana pendukung sistem online.

Seperti yang dikatakan Kadisdik Karimun, Bakri Hasyim, tahun PSB tingkat SD dan SMP tahun ini menerapkan sistim manual. Meski demikian, pihaknya akan menerapkan sistem kuota untuk setiap SD dan SMP Negeri.  Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan peserta didik baru pada suatu sekolah. Sebab, jika tidak diterapkan sistim kuota, maka sekolah lain bisa tidak kebagian murid baru,

”Sistim kuota yang kita maksudkan adalah berdasarkan jumlah lokal yang tersedia di suatu sekolah. Misalnya di suatu SD Negeri telah meluluskan empat lokal kelas enam, maka jumlah pesertya didik baru yang boleh diterima berdaarkan ketersediaan jumlah lokal. Misalnya, satu lokal isinya 30 orang, maka total peserta didik baru yang boleh diterima hanya 120 orang. Tidak boleh lebih atau menambah lokal,” ujar Bakri, Jumat (19/5).

Begitu juga untuk SMP Negeri diberlakukan hal yang sama. Dan, untuk pendaftaran SMP baru akan dimulai pada Juli mendatang. Sedangkan, untuk tingkat SD dilaksanakan bulan depan. Sebagai pengetahuan, untuk sekolah negeri tidak ada pungutan uang pendaftaran. Kalau ada yang meminta uang pendaftaran segera laporkan. (san)

Respon Anda?

komentar