Dua Buah Buku Anak Tandai 50 Tahun Hubungan RI – Singapura

349

“Sayur, Sayur! Vegetables for sale!
“Yuuur…. Sayuuur!”

Itu adalah cuplikan dari mendongeng yang dilakukan bersama oleh Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya dan Menteri Vivian Balakrishnan, Menteri Luar Negeri Singapura pada Indonesian Night 2017 di National Librarby, Singapura, 19 Mei 2017.

Pada Asian Festival on Children Content (AFCC) tahun 2017, Indonesia ditunjuk menjadi country focus dan berbagai isu mengenai literatur anak-anak dan perkembangannya di Indonesia menjadi fokus utama AFCC 2017.

Dengan dipilihnya Indonesia sebagai country focus sekaligus dalam rangka memperingati 50 tahun kerja sama RI dan Singapura di tahun 2017, dua buku anak-anak yang ditulis bersama oleh Indonesia dan Singapura diluncurkan pada acara Indonesian Night 2017.

Dua buku tersebut adalah Sayur! Sayur! ditulis oleh Renny Yaniar (Indonesia) dan Ilustrasi oleh Joey Ng dan CindeRilla yang ditulis oleh Rilla Melati Bahri (Singapura) dan ilustrasi oleh Maria Christania (Indonesia).

Dalam sambutannnya pada Indonesian Night 2017 Dubes Ngurah Swjaya menyebutkan bahwa peluncuran buku anak-anak tersebut merupakan salah satu bentuk kerja sama di bidang pertukaran budaya antara Indonesia dan Singapura. Dubes Ngurah juga menyatakan bahwa kedua buku tersebut juga merupakan media yang tepat untuk menciptakan mutual understanding khususnya antar anak-anak di Indonesia dan Singapura.

Pada tahun 2017, Indonesia dan Singapura memperingati 50 tahun hubungan diplomatik yang jatuh pada tanggal 7 September 2017. Momentum ini, sebut Dubes Ngurah Swajaya, perlu dirayakan dengan melihat berbagai lesson learned yang didapat dari 50 tahun kerja sama bilateral, selebrasi keberhasilan yang dicapai kedua negara, serta menyiapkan kerja sama yang semakin erat dan saling menguntungkan untuk kedua negara untuk 50 tahun mendatang.

Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya (kanan) dan Vivian Balakrishnan, Menteri Luar Negeri Singapura saat membaca dongeng pada Indonesian Night 2017 di National Librarby, Singapura, 19 Mei 2017.

Peluncuran kedua buku tersebut dilakukan oleh Dubes Ngurah Swajaya dan Menlu Vivian Balakrishnan di Indonesian Night 2017 dengan melakukan book reading atau mendongeng. Keduanya membacakan beberapa bagian pada kedua buku yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Dalam AFCC 2017 ini juga, Badan Keratif Ekonomi Indonesia juga menghadirkan Pavillion Indonesia “Main” yang memamerkan 200 judul buku anak anak dari Indonesia. Beberapa kegiatan seperti mendongeng dan pertunjukkan dilakukan di dalam Pavillion Indonesia untuk menghibur anak-anak yang berkunjung. Indonesian Night 2017 juga dihadiri oleh Kepala Badan Kreatif Ekonomi Indonesia, Triawan Munaf.

Menutup Indonesian Night 2017, Ibu Mahaswi Swajaya beserta anggota Dharma Wanita Persatuan KBRI Singapura melakukan Culture Diplomacy dengan mengajak seluruh tamu kehormatan untuk menari Maumere secara bersama sama.

AFCC merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh National Book Development Council of Singapore. Tahun ini merupakan tahun ke-8 AFCC diselenggarakan di Singapura. (rilis)

Respon Anda?

komentar