Korsleting Penyebab Kebakaran di Bukit Semprong

Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah di jalan Bukit Semprong Tanjungpinang, Jumat (19/5). F Yusnadi/batampos.
batampos.co.id – Korsleting arus listrik penyebab kebakaran rumah milik Muhammad Agus, di Jalan Bukit Semprong,  nomor 32, RT 01, RW 05, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat (19/5) lalu.
Hal tersebut dikatakan Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri, setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). ”Penyebabnya karena arus pendek. Meski tak ada korban jiwa,  kerugian diperkiraan mencapai Rp 500 juta,”ujar Yuhe, Minggu (21/5).
Yuhe menuturkan, akibat kejadian tersebut, tidak ada barang-barang pemilik rumah yang terselamatkan. Karena saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong.
”Barang berharga tak ada yang bisa diselamatkan. Kami juga masih memintai keterangan dari sejumnlah saksi dalam rangka penyelidikan,” kata Yuhe.
Diberitakan sebelumnya, satu buah rumah, milik Muhammad Agus, di Jalan Bukit Semprong,  nomor 32, RT 01, RW 05, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat (19/5) sekitar pukul 18.00 WIB, dilalap api. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran rumah yang tepat berada di belakang Cafe Rotbeen, terjadi saat pemiliknya sedang tidak berada dikediamannya. Kejadian tersebut pun pertama kali diketahui oleh karyawan Kafe Cisangkuy yang bersebelahan dengan Kafe Rotben. Yang mana mereka melihat asap tebal keluar dari rumah tersebut.
“Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan. Karena saya pikir orang bakar sampah. Tapi lama kelamaan api semakin membesar dan asap tebal,”ujar Ifan, karyawan Kafe Cisangkuy.
Dikatakan Ifan, melihat api semakin membesar dan terdengarnya suara ledakan. Dirinya pun langsung berteriak kebakaran dan menghubungi pemadam kebakaran.
“Saya langsung berteriak ada kebakaran dan pengunjung Kafe pun langsung berlarian berhamburan,” kata Ifan.
Sementara itu, ditemui di lokasi kebakaran, pemilik rumah, Muhammad Agus, mengatakan ia mengetahui rumah miliknya terbakar dari anaknya yang sebelumnya mendapat telpon dari Ketua RT setempat.
“Saya dari habis Salat Azhar tidak berada dirumah. Saya berada di Mesjid Raya Al Hikmah. Pas mau pulang dari Mesjid, saya dihubungi kakak saya dan meminta membetulkan saluran ledeng. Makanya rumah saya kosong,”ujarnya.
Dikatakan Agus, dari kebakaran rumah Miliknya itu. Tidak ada satu pun barang berharga yang bisa diselamatkan. “Ini sudah musibah, mau bagaimana lagi.  Saya pun pasrah,”kata Agus.(ias)

Respon Anda?

komentar