Pulau Penyengat. F: Yusnadi/batampos

batampos.co.id – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan Pemko Tanjungpinang menargetkan 500.000 kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara di tahun ini. Target itu akan direalisasikannya melalui objek wisata alam dan buatan.

“Objek pariwisata itu tak hanya sekedar alam saja. Tapi banyak potensi lainnya yang bisa digali. Seperti wisata buatan,” ujar Lis, kemarin.

Untuk objek wisata alam, kata Lis Kota Tanjungpinang memiliki secercah harapan yang besar seperti di Bintan. Sebab beberapa kawasan yang ada di kota ini juga memiliki nuansa alam yang alami. Baik pasir putih, hutan tropis sampai mangrovenya.

Kemudian, lanjut Lis juga ada objek wisata peninggalan sejarah. Seperti Masjid Pulau Penyengat, Pulau Basing, dan Kota Rebah, Sei Carang. Lalu wisata kuliner atau makanan khas daerah ini.

“Inilah objek wisata yang dari dulu kita punya. Dengan ini juga mampu menyumbang kunjungan wisatawan yang cukup banyak, tercatat 2016 mampu sumbang 249.781 wisatawan,” bebernya.

Sedangkan objek wisata buatan yang baru, sambung Lis yaitu melalui Gedung Gonggong. Gedung yang berdiri di Laman Boenda, Tepi Laut itu akan dipercantik lagi dengan menambah lampu-lampu hias. Demikian juga jembatan-jembatannya akan dipasang lampu hias sehingga menjadi daya tarik baru.

Selain itu juga, masih Lis dilaksanakan pagelaran seni dan budaya, serta event olahraga. Kemudian dihelatnya festival Pulau Penyengat dan Internasional Dragon Boat. Bahkan keduanya sudah masuk kedalam kalender Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Kita berupaya menggerakkan semua potensi wisata yang ada di Tanjungpinang. Itu demi mencapai target kunjungan wisatawan asing maupun nusantara,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar