Iklan
Para Pengurus Alisa Khadijah Kepri berfoto bersama. Foto: Dewi Socowati untuk Batam Pos

batampos.co.id – Asosiasi Muslimah Pengusaha Indonesia atau sering disingkat Alisa Khadijah ICMI adalah organisasi berkumpulnya pengusaha muslimah yang didirikan oleh Departemen Pengembangan Peranan Wanita (DPPW) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat.

Alisa Khadijah diresmikan sebagai Badan Otonom ICMI oleh mantan presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie pada 6 Juni 1997 lalu. Asosiasi ini dipelopori oleh Almarhumah Hasri Ainun Habibie. Alisa Khadijah menggunakan jaringan organisasi wilayah dan organisasi pusat untuk mengirimkan pengusaha-pengusaha dari daerah ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan/training P3T. Alumni pelatihan P3T nantinya diharapkan akan membuat lapangan kerja bagi pengangguran di daerahnya masing-masing.

Lalu bagaimana di Kepri? Ketua umum DPP Alisa Khadijah ICMI Ina Marlina S. Sos, MM mengatakan, kedatangan kami ini adalah dalam rangka menyerahkan SK Dewan Pimpinan Wilayah Alisa Khadijah ICMI Kepri, yang telah diterbitkan DPP kepada pengurus DPW Kepri Alisa Khadijah ICMI terpilih pada Kamis, (25/5) kemarin.

Dalam pembentukan pengurus Kepri tersebut ditunjuk Gunawan Satary dan Ariski Novi untuk menjadi tim formatur, melalui proses seleksi terpilihlah Susilawati dan Siti Aisyah terpilih sebagai ketua dan sekretaris Alisa Khadijah Kepri.

“Kedatangan kami kali ini adalah yang kedua kalinya setelah kehadiran pada 12 Mei lalu,” kata Ina Marlina.
Kedatangan kali ini didampingi Nandang Najmul Munir, rektor universitas Islam 45, yang siap menjabat sebagai konsultan dalam program Desa Mandiri Sejahtera Alisa Khadijah Icmi. “Yang insaallah akan berkolaborasi dengan HKTI Kepri sebagai dasar pembentukan DPD (Kota/kabupaten) yang ada di Kepri,” tuturnya.

Ia menambahkan, mengapa kepengurusan Kepri baru dibentuk. Karena selama ini kepemimpinan sebelumnya mengangap bahwa dengan telah terbentuknya kepengurusan Riau telah mewakili Kepri. Sementara sekarang ini bahwa provinsi Kepri terpisah dengan provinsi Riau, dan Alisa Khadijah ICMI melihat potensi yang ada di Kepri. “Khususnya Batam baik dari segi sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang dapat dipromosikan melalui wirausaha yang berkualitas,” paparnya.

Alisa Khadijah Pusat berharap, para pengusaha khususnya muslimah yang berada di Kepri dapat berusaha untuk mengangkat potensi kearifan lokal, sehingga bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepri. Sekaligus meningkatkan kualitas SDMnya. “Sehingga secara makro dapat dilihat dalam indeks pembangunan manusia menuju Indonesia emas,” jelasnya.

Usai menyerahkan SK pengurus DPW Alisa “Khadijah” ICMI Kepri, dilanjutkan dengan silaturahmi dengan Kadin Kepri. (rng)