Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan hidangan berbuka kepada jamaah masjid Al Hikmah Karimun, Senin (5/6) saat safari ramadan di Kabupaten karimun. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Senin (5/6) pagi, melakukan sidak ke Pasar Ranai. Kehadiran Nurdin untuk meninjau harga sembako di kapubaten tersebut disela-sela melakukan safari Ramadan.

Tujuannya untuk memastikan harga kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri tidak melonjak tinggi.

“Bawang putih naik tinggi, Pak,” kata seorang pedagang di Pasar Ranai pada gubernur saat sidank pagi itu. Sementara, pasokan kebutuhan lainnya masih stabil.

Kesempatan itu Nurdin juga meninjau pasar sayur dan ikan. Pada beberapa titik di kedai para penjual, Nurdin mengambil peran sebagai penjual dan melayani ibu-ibu yang belanja sekaligus membayarnya.

Dalam peninjauan ini, Nurdin memang tidak mendapat keluhan harga tinggi dari ibu-ibu selain bawang putih. Pada kesempatan itu, Nurdin berharap pihak terkait untuk ikut membantu menekan agar kebutuhan pokok.

Usai melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan di Natuna, hingga Rabu (7/6), Nurdin melangsungkan kegiatan selama Bulan Suci ini di Kabupaten Karimun.

Dikatakan Nurdin, Safari Ramadan untuk menjalin silaturahmi bagi Kepulauan Riau.  Untuk itu, ia menjagak masyarakat untuk terus merawat silaturahmi yang terjaga selama ini. Silaturahmi yang baik akan membawa kenyamanan dan kerukunan bagi Kepri.

“Kepri ini negeri yang penuh toleransi. Silaturahmi menjadi salah satu kunci. Teruslah dirawat dan dijaga,” kata Gubernur Nurdin di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, sesaat sebelum kembali ke Batam untuk meneruskan rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Karimun.

Sepanjang Ramadhan tahun ini, dalam rangkaian safari, banyak agenda pembangunan yang dibawa Gubernur. Selain itu, perjalanan dari masjid ke masjid juga dalam upaya merawat silaturahmi Nurdin bersama masyarakatnya.

Di sini Nurdin ikut menjemput aspirasi masyarakat, tentang kebutuhan pembangunan yang barangkali bisa diselesaikan melalui APBD Provinsi. Termasuk meninjau sekolah yang ada di kawasan kunjungannya.

Senin pagi misalnya, Nurdin meninjau sekolah sebelum menuju bandara. Nurdin menginginkan kualitas pendidikan di Kepulauan Riau semakin tahun semakin baik. Pendidikan yang semakin baik diyakini akan semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kepri.

Secara sumber daya, menurut Nurdin anak-anak Kepri sangat mampu. Kemampuan anak-anak Kepri itu harus didukung dengan kualitas sarana pendidikan di Kepri yang semakin bagus. Karena itu, dalam setiap kunjungan ke daerah, Nurdin selalu melihat sarana pendidikan, terutama tingkat SLTA. Apalagi kini SLTA sudah menjadi wewenang provinsi.

Dalam berbagai kesempatan juga, Nurdin ikut memotivasi anak-anak SLTA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Malah kini, Pemprov Kepri memberi beasiswa untuk pendidikan kedokteran bagi hafiz dan hafizah. (bni)

 

Respon Anda?

komentar