Bersama Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri dengan Wakil Bupati Karimun beserta instansi terkait lainnya usai acara penyerahan hibah makanan dan kapal. F.Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun menghibahkan barang milik negara dan barang sitaan negara yang merupakan hasil tangkapan sejak April lalu dalam Operasi Patroli Laut Jaring riwijaya 2017, Kamis (8/6).

”Barang yang akan kita hibahkan ini dalam bentuk makanan dan kapal. Untuk barang makanan jenisnya ada bermacam-macam. Yakni, 10 karton makanan sereal, 1.875 karton makanan kaleng dalam bentuk ikan sarden, 18 karton manisan buah, 3.923 karton minuman ringan, 101 karung gula, 78 kasur bekas, 201 karung cabe kering dan 103 karton makanan ringan,” ujar Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri, Farjiya di Tanjungbalai Karimun.

Selain itu, katanya, ada enam unit kapal hasil tangkapan selama operasi patroli laut oleh BC pada tahun lalu sampai dengan April tahun ini ikut dihibahkan untuk pemerintah daerah. Semua barang-barang yang dihibahkan ini sudah melalui mekanisme atau proses yang diatur dengan ketentuan yang berlaku terhadap penyerahan barang milik negara (BMN). Yakni, persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Barat, dan juga dari Pengadilan Negeri. Total nilai barang yang dihibah ini mencapai Rp1,2 miliar lebih.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim yang menerima hibah dari Kanwil Khusus DJBC menyebutkna, untuk makanan yang diterima pihaknya akan disalurkan ke masing-masing kecamatan.

”Dari dari masing-masing kecamatan akan dilakukan pendataan untuk diserahkan kepada masyaralat kita yang kurang beruntung. Sehingga, dapat membantu meringankan beban saudara kita yang kurang beruntung tersebut. Apalagi, saat ini sedang Ramadan,” jelasnya.

Kemudian, kata Anwar, untuk kapal yang dihibahkan tersebut akan digunakan untuk kepentingan anak-anak sekolah yang ada di Pulau Moro, Buru dan Kundur. Sehingga, dengan menggunakan kapal ini nanti anak-anak sekolah tidak perlu bayar lagi untuk berangkat sekolah. Namun, sebelum diserahkan, terlebih dulu akan diservis terlebih dulu. (san)

Respon Anda?

komentar