Pahami dan Amalkan Alquran dalam Kehidupan

184
Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Bupati Anambas Abdul Hari Bersalaman dengan anak-anak saat peringatan Nuzulul Quran, Minggu (11/6) di Masjid Jami Baiturrahim, Kabupaten Kepulauan Anambas. F Humas Pemprov untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerukan kepada umat agar Al Quran tidak hanya dibaca. Tetapi, dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan demikian kebahagian akan kita dapatkan dunia maupun di akhirat. Apalagi di Bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini apapun yang kita amalkan akan dilipatgandakan. Jangan dilewatkan kesempatan itu,” ujar Nurdin pada peringatan malam Nuzulul Qur’an pada malam ke-17 Ramadan 1438 H ┬ádi Masjid Jami Baiturrahim, Tarempa, Kepulauan Anambas, Ahad (11/6) malam.

Peringatan Nuzulul Qur’an kata Nurdin tidak perlu dirayakan secara berlebihan. Yang terpenting adalah ditadabburi atau direnungkan sehingga bisa memahami, mengambil ibrah dan mengamalkan hukum-hukum di dalamnya. Juga terus mengintropeksi diri sampai sekarang sudah sejauh mana amalan terhadap Al-Qur’an.

“Jika masih kurang, kita harus tingkatkan lagi amalan kita terhadap Al-Qur’an karna manfaatnya akan sangat besar dan penting bagi kehidupan kita, umat islam mana yang tidak senang mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dimasjid-masjid sejak Subuh? Mungkin dengan seringnya kita mendengar lantunan ayat tersebut Allah akan memberikan Hidayah kepada masing-masing,” lanjut Nurdin.

Nurdin pun terus menyerukan agar Al-Qur’an dijadikan pedoman hidup. Banyak cara dalam memedomani Al-Qur’an tersebut kata Nurdin, salah satunya adalah dengan mendalaminya hal itu bertujuan untuk mendapatkan kebahagiaan hidup.

“Al-Qur’an jangan hanya dibaca, tapi kita juga mesti memahami makna dan arti yang terkandung, karna dalam 1 kalimat saja Al-Qur’an memiliki banyak arti dan tentu itu harus kita pelajari dengan benar, jangan disalah artikan. Kita harus mengacu pada riwayat-riwayat terdahulu mengenai tafsiran Qur’an,” kata Nurdin.

Masih dalam penjabaran Nurdin bahwa kedatangan Gubernur berserta rombongan ke Anambas memang sudah merupakan takdir yang digariskan. Hal seperti ini sudah ditentukan oleh Allah SWT.

“Dengan kunjungan ini kita dapat lebih intens bertukar pikiran mencari apa apa saja kebutuhan masyarakat di Anambas yang harus terus kita gesa,” ujar Nurdin.

Warga Tarempa tampak antusias dan memadati masjid yang dijadikan rombongan safari Gubernur itu untuk memperingati Malam Nuzulul Qur’an. Pada malam itu, Ketua MUI Provinsi Kepri Azwar Hasyim memberikan tausiah dengan tema Jadikan Peringatan Malam Nuzulul Qur’an untuk meningkatkan akhlak yang baik dan jalin silaturahmi dengan memahami ajarann Al-Qur’an.

Pada kesempatan tersebut juga Gubernur beserta jajaran memberikan sejumlah bantuan untuk Operasional masjid, pengurus masjid juga sembako kepada beberapa masyarakat, juga santunan untuk anak yatim.

Dalam pada itu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Marwin Jamal dalam laporannya mengatakan bahwa sesuai arahan Gubernur peringatan malam nuzulul Qur’an yang biasanya digelar di ibukota Provinsi sejak tahun 2016 lalu akan digelar secara bergilir di 7 Kabupaten/Kota setiap tahunnya.

“Tahun 2017 ini kita pusatkan peringatan Nuzulul Qur’an di Kabupaten Anambas, hal ini bertujuan selain sebagai Syiar agama juga merupakan wahana silaturahmi antar daerah di Provinsi Kepri,” lapor Marwin Jamal.

Dalam ceramahnya Ketua MUI mengatakan bahwa dengan tema yang diambil tahun ini bertujuan agar pengamalan Al-Qur’an dapat memudahkan kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan menghargai antar sesama dan terbangun silaturahmi di dalam kehidupan.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris mengucapkan terimakasih kepada pihak Provinsi yang telah menunjuk Anambas sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan malam Nuzulul Qur-an Tahun 2017. Dengan Kedatangan Gubernur beserta rombongan ini lanjut Abdul Haris menjadikan kedekatan antar daerah semakin erat.

“Bapak Gubernur datang, kita di daerah bisa menjelaskan lebih rinci apa-apa saja kebutuhan yang saat ini sedang digesa dan dibutuhkan oleh masyarakat, semoga dengan ini maka kebutuhan tersebut dapat dirangkum oleh pihak Provinsi dan dapat terealisasi dengan cepat dan baik,” tutup Abdul Haris. (bni)

Respon Anda?

komentar