Investasi Senilai Rp 1 T Dimulai

417
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Pimpinan Panbil Group Johanes Kennedy melihat rancangan pembangunan feri terminal terpadu di Karimun, Kamis (15/6). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan Pemprov Kepri mendukung penuh terobosan dan investasi baru yang menggerakkan ekonomi daerah. Di seluruh kabupaten dan kota harus didorong dah diupayakan ada terobosan dan investasi-investasi baru.

“Kalau tidak bergerak cepat dan kongkrit, kita semakin tertinggal. Kalau semua jalan, Kepri semakin hebat,” kata Nurdin usai meninjau dan menghadiri pertemuan tentang “wajah baru” Karimun, di Tanjungbalai, Kamis (15/6).

Wajah baru itu akan dikembangkan oleh Panbil Grup, sebuah usaha di bawah pimpinan Johanes Kennedy. Mereka segera memulai proyek reklamasi, untuk pembangunan ferry terminal terpadu. Pada wajah baru Karimun ini, tak hanya ferri terminal yang disiapkan. Di sini juga dibangun water boom, thame park. Terminalnya langsung tersedia mall, hotel, dan tempat makan seafood dan banyak lagi. Semuanya rancangannya sedang difinalisasi dua perusahaan kelas dunia, Aecom dan Royal Haskonin.

Pada peninjauan lapangan itu, tampak serta Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bos Panbil Grup Johanes Kennedy, KSOP Karimun, Perwakilan PT Timah, perwakilan Royal Haskonin, perwakilan Aecom, dan BUP Karimun, PLN Karimun pihak terkait lainnya.

Wajah baru Karimun ini akan dibangun sepanjanh 6,5 kilometer. Sebelum pertemuan di rumah dinas Bupati Karimun, rombongan melakukan peninjauan di titik yang akan direklamasi.

Gubernur menyebutkan pembangunan wajah baru Karimun ini jangan tanggung-tanggung. Manfaat jangka panjangnya ikut diskenariokan juga.

“Kalau infrastruktur bagus, yang lain-lain akan mengikuti,” kata Nurdin.

Dalam tinjauan di lapangan, Nurdin juga menyarankan untuk dibangun break water. Karena kalau musim utara, gelombang kuat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak semua pemangku kepentingan harus satu dan mendukung aktivitas-aktivitas yang menggerakkan dan memicu ekonomi. Untuk provinsi, Nurdin menegaskan jangan mempersulit urusan.

“Kami mendukung biar bergerak cepat. Seperti pantun: ikan sepan ikan gabus, makin cepat makin bagus,” kata Nurdin tentang aktivitas ini.

Bupati Aunur Rafiq pun berharap demikian. Karena hal ini akan mempercepat progres pertumbuhan dan pergerakan ekonomi di daerah.

Rafiq yakin dengan dukungan Gubernur Nurdin, akan membuat prosesnya semakin cepat dengan hasil yang baik.

Menurut Rafiq, dari sisi kemasyarakatan, mereka memberikan respon yang positif. Apalagi dalam rancanga yang dilihatnya, masyarakat nelayan tidak terpinggirkan. Demikian juga harapan Rafiq terhadap tenaga kerja.

Bos Panbil Grup, Johanes Kennedy menyebutkan, investasi sebesar Rp 1 triliun ini akan memberi ekses yang positif bagi masyarakat Karimun dan Kepri secara umum. Kawasan ini akan menjadi icon baru untuk Karimun, juga untuk kepariwisataannya.

Jhon memang memasang standar tinggi untuk proyek ini. Semuanya harus berkelas internasional. Karena itu, pihaknya memang melibatkan perusahaan kelas dunia terhadap proyek ini.

Ada AECOM yang selalu terlibat dalam pembangunan kawasan-kawasan besar. Dalam merencanakannya, mereka selalu memperhatikan aspek lingkungan dan kultur daerah setempat. Demikian juga dengan Royal Haskonin, yang terlibat dalam banyak kegiatan reklamasi di dunia.

“Kami memang mengajak yang berkompeten di bidangnya,” kata Jhon.

Menurut Jhon, soal perizinan, hingga kini semuanya masih berjalan sesuai target. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan pemangku kepentingan agar semuanya berjalan sesuai perencanaan. (bni)

Respon Anda?

komentar