Tangki tempat penampungan air setelah diolah di SPAM Kecamatan Seri Kuala Lobam. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kecamatan Seri Kuala Lobam benar-benar lumpuh dikarenakan dua mesinnya rusak. Pengelola telah berupaya memperbaiki dua mesin yang rusak selain berharap suntikan dana dari Pemkab Bintan.

Regar pengelola SPAM Kecamatan Seri Kuala Lobam kepada Batam Pos, Rabu (14/6) mengatakan, pendistribusian air SPAM di Kecamatan Seri Kuala Lobam belum bisa dioperasikan dalam waktu dekat. Karena dua mesin pompa air masing-masing bertenaga 50 Kva dan 70 Kva rusak.

“Kemarin satu mesin saja yang rusak sudah dipesan sparpartnya.  Tapi sekarang satu mesin lagi juga rusak. Kami berupaya memperbaiki dengan membongkar mesin yang rusak tadi,” kata Regar.

Dijelaskannya, sparepart mesin air bertenaga 50 Kva telah dipesan ke salah satu toko di Tanjungpinang. Namun, sparepart seharga Rp 3 juta yang dipesan ke Cina itu, kata Regar belum datang sampai sekarang.

“Kemarin saya ke Tanjungpinang, tetapi barangnya belum sampai,” katanya.

Untuk mesin yang besar, yakni 70 Kva, Regar mengatakan, pihaknya telah mengusulkan bantuan dana dari pemerintah sebesar Rp 25 juta. “Kami sudah ajukan ke Dinas PUPR Bintan, semoga cepat turun,” kata Regar.

Camat Seri Kuala Lobam Raja Lukman mengatakan, pihaknya telah berusaha untuk mengoperasikan kembali SPAM. Hanya, pihaknya masih menunggu sparpart mesin yang sudah dipesan, tetapi belum datang. (cr21)

Respon Anda?

komentar