Diangkat ASN, Lima Tahun Bidan Tak Boleh Pindah Tugas

435

batampos.co.id – 62 orang bidan tenaga honor Kementerian Kesehatan (Kemkenkes) yang bertugas di berbagai pulau di Kabupaten Karimun resmi diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Setelah diangkat menjadi ASN, selama lima tahun bidan ini tidak boleh pindah tugas.

”Jumlah bidan yang menjadi honorer pusat atau Kemenkes yang ada di daerah ada¬†63 orang. Batas usia maksimal penangkatan ASN 35 tahun, maka ada satu orang bidan yang tidak diangkat menjadi ASN. Meski demikian, satu orang bidan tersebut akan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K),” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karimun, MS Sudarmadi, Jumat (16/6).

Biaya dari penangkatan ini, kata Sudarmadi, dibebakan kepada anggaran pemerintah pusat. Namun, statusnya menjadi ASN Kabupaten Karimun. Karena, yang mengeluarkan SK dan penangkatan dilakukan Bupati Karimun. Hanya saja, karena pengangkatan jadi ASN baru beberapa hari lalu disampaikan oleh BKN, maka untuk SK pengangkatannya baru akan diterbitkan bulan depan atau setelah selesai Hari Raya Idul Fitri.

”Kepada 62 orang bidan yang telah diangkat menjadi ASN ada persyatan lain yang harus dilakukan setelah menerima SK penangkatan nanti. Yakni, selama lima tahun tidak boleh pindah tugas. Misalnya, jika saat ini bidan itu bertugas di Pulau Sugi, maka selama lima tahun harus tetap berada di sana. Untuk memastikan hal tersbeut, maka setiap 3 bulan sekali bidan yang bersangkutan diminta untuk mengirimkan laporan terperinci ke Kemenkes,” paparnya.

Dilanjutkan Sudarmadi, pemerintah menerapkan sistem seperti ini untuk mencegah agar tidak terjadi perpindahan bidan setelah menjadi ASN. Baik pindah keluar dari daerah hinterland atau pulau -pulau atau pindah tugas masuk ke dinas. Jika ini terjadi, maka di pulau-pulau tentu akan mengalmi kekurangan bidan. (san)

Respon Anda?

komentar