Dishub Pemko Batam Cek Kelayakan TransBatam

230

batampos.co.id – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Batam saat perayaan Idul Fiti 1438 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam dan Satlantas Polresta Barelang mengecek kelayakan 73 unit Trans Batam yang dioperasikan saat ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan semua koridor Trans Batam diperiksa kelayakannya. yakni koridor Batamcenter, Nongsa, Sekupang, Jodoh, Batuaji, Telaga Punggur dan lainnya.

“Di Batam ada 73 bus trans. Pemeriksaan bertahap hingga mendekati lebaran nanti. Untuk awal, kita periksa kelayakan bus trans Batam dengan tujuan Batamcenter dari berbagai daerah,” terang Yusfa disela pengecekan Trans Batam di Halte Batamcenter, Sabtu (17/6).

Tak hanya Trans Batam, pihaknya juga memeriksa kelayakan bus pariwisata Kota Batam. Sentral pemeriksaan bus pariwisata dilakukan di Golden Prawn.

“Data yang ada sama kami, jumlah bus pariwisata ada 400-an. Jika tidak layak, maka kami minta untuk tidak beroperasi,” terang Yusfa.

Adapun yang diperiksa adalah kondisi rem, lampu, spion hingga uji kir. Trans Batam harus dilengkapi kotak P3K, serta dongkrak untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan.

“Tadi kita periksa lima bus. Tiga bus Trans Batam lolos dan dua tidak karena uji kir sudah mati. Jadi kita minta ke Dishub untuk mengurusnya,” jelas Yusfa.

Bus Trans Batam
foto: cecep mulyana / batampos

Menurut dia, bus yang layak jalan akan ditempel stiker. Hal itu untuk memastikan kendaraan yang dinaiki masyarakat layak dan aman. Yusfa juga meminta sejumlah kendaraan untuk melengkapi dokumen kendaraan saat beroperasi. Mulai dari SIM, STNK dan surat lainnya.

“Kita menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Jangan sampai niatnya bergembira berubah jadi duka,” imbuh Yusfa.

Disisi lain, Yusfa mengaku belum mengagendakan untuk penertiban angkutan umum lainnya seperti metrotrans, bimbar dan jono. Namun, ia memastikan akan ada agenda khusus untuk penertibaan kendaraan tersebut. Apalagi sudah banyak keluhan dari masyarakat tentang banyaknya bimbar yang tak layak jalan.

“Itu nanti. Sekarang kita fokus Trans Batam dan bus pariwisata dulu,” terang Yusfa.

Sementara, Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Kartijo mendukung penuh agenda yang dilakukan Dishub Kota Batam dalam pengecekan kelayakan transportasi umum. Apalagi untuk bus pariwisata yang memiliki jarak tempuh yang cukup jauh, hingga Barelang

“Pengecekan ini dilakukan tentunya untuk keselamatan bersama dan mengurangi angka kecelakaan,” ujar Kartijo. (she)

Respon Anda?

komentar