3 Bulan, 12 Kali Padam, BIIE Setop Listrik PLN

298

batampos.co.id – Perjanjian kontrak jual beli listrik 8,5 MW antara PLN dan PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) sebagai pengelola Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam tidak berjalan mulus. Dalam 3 bulan, pengusaha merugi akibat kawasan industri mengalami 12 kali pemadaman.

“(Listrik) PLN disetop sama sekali. Kita sudah tidak ambil (listrik), karena dalam 3 bulan, mati listrik sampai 12 kali,” ungkap Senior manager Liaison PT BIIE Lobam, Jamin Hidajat kepada Batam Pos baru-baru ini.

Penyetopan ini dilakukan berkaitan investasi. Jika pemadaman padam terus terjadi, dikhawatirkan mesin di pabrik bakal rusak. “Itu masalahnya,” kata Jamin.

Jamin menilai, PLN telah bekerja keras untuk mengatasi pemadaman listrik di kawasan. Hanya, interval dari mulai padam sampai listrik kembali stabil sekitar 0,39 detik tidak bisa ditolerir. Karena dapat mengakibatkan kerusakan mesin di industri.

“Kerusakan mesin, kalau di elektronik itu tidak boleh sering begitu,. nanti tenant bisa komplain ke kita. Kalau begitu kita sama-sama rugi,” katanya.

Untuk saat ini, pihaknya masih memanfaatkan daya yang dihasilkan mesin sewa sekitar 4-5 mega watt. Selain itu, pengelola juga menunggu proyek power plant yang sudah selesai tahap pematangan lahan.

“Power plant itu harus, mau tidak mau harus (dibangun) karena untuk mendukung bandara dan industrinya,” katanya.

Saat ini, katanya, proyek power plant memang dihentikan sementara. Tapi, dijadwalkan ahkir tahun ini kembali dikerjakan. “Pengalaman kita 2 tahun selesai, sampai pengoperasiannya, karena mesin turbin dan lainnya sudah di order,” katanya.

Adi Widoyoko Manager Area PLN Tanjunguban membenarkan jika ada pemadaman sekitar 12 kali selama 3 bulan. Ganguan pemadaman berkisar antara 30 sampai 40 menit. Karena itu, pihak BIIE menghentikan sementara arus listrik yang didistribusikan dari PLN.

“Berhenti sementara, bukan berhenti dari pelanggan. Saat ini kita terus melakukan perbaikan sambil menunggu pembangunan PLTMG di Teluksasah yang rencananya masih dimatangkan,” katanya. (cr21)

Respon Anda?

komentar