batampos.co.id – Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian, meminta Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro dan jajaran untuk mengawasi pintu masuk dari jalur laut baik yang resmi atau pun tidak.
Hal tersebut untuk mengantisipasi masuknya teroris, ke Provinsi Kepri, melalui Tanjungpinang. Sebab, ibukota Provinsi Kepri merupakan titik awal pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia.
“Hal ini untuk mengantisipasi situasi global yang berkembang, pasca peristiwa Marawi dan maute. Selain itu, pengawasan juga untuk memastikan bahwa yang pulang ke tanah Air bukan dari kelompok Filipina,” ujar Sam Budigusdian, usai membagikan Takjil kepada pengendara motor di Tanjungpinang, Sabtu (17/6).
Dikatakan Sam, selama bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri 1438 hijriah. Tempat keramaian dan kegiatan masyarakat harus berlangsung aman dan kondusif.
“Untuk itu, saya melaksanakan kunjungan kerja ke Tanjungpinang. Untuk memberikan pengarahan kepada Kapolres dan jajarannya serta memastikan bahwa Polri siap memberikan pengamanan kepada masyarakat,” kata Sam Budigusdian.
Sementara terkait pembagian Takjil kepada pengendara motor di Tanjungpinang, terang Sam, untuk menunjukan bahwa Polri juga bagian dari masyarakat yang juga ikut menjalankan ibadah puasa.
“Ini merupakan rangkaian dari kegiatan safari Ramadan. Yang disejalankan dengan kunjungan kerja,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda beserta jajaran dan juga Bhayangkari Polda Kepri, membagikan 300 paket takjil kepada pengendara motor di Jalan Basuki Rahmat, depan eks kantor Gubernur Kepri.(ias)

Respon Anda?

komentar