Orangtua dan anaknya mengantri saat mendaftarkan anaknya sekolah di SMPN 3 Seiharapan, Sekupang, Senin (5/6/2017). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id РKepala Pembinaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kota Batam, Hernowo mengungkapkan salah satu yang dievaluasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk sekolah unggulan beberapa waktu lalu yakni  maraknya percobaan aksi titip menitip.

“Masih ada juga yang berusaha¬† nitip, nitip, ini yang kami evaluasi,” kata Hernowo, Minggu (18/6/2017) siang.

Ia mengaku, pihaknya menghimbau ke seluruh kepala sekolah untuk tidak main-main dengan aksi yang dapat mencoreng wajah pendidikan tersebut. “Sesuai dengan aturan tak boleh, nanti kena saber pungli pula. Kita tolak langsung dan kepala-kepala sekolah tak berani,” akunya.

Ia menyebutkan, usaha yang dilakukan warga ini, hampir terjadi di seluruh sekolah favorit yang ada. Tidak langsung ke sekolah, kerap mereka berusaha ‘menggoda’ melalui pesan singkat. “Sekarang pun masih ada, kadang sms ke saya, ku jawab udah selesai (PPDB untuk sekolah favorit, red),” ucapnya.

Menurutnya, animo masyarakat ke sekolah negeri karena sekolah swasta mahal, sudah kebiasaan masyarakat mencari sekolah yang murah bahkan bisa gratis.”Di swasta ada uang pembangunan dan SPP itu, kalau ke negeri kan gratis tak ada uang pembangunan,” ucapnya.

Untuk mengeliminir hal ini, ia menyebutkan swasta mempunyai kewajiban untuk membebaskan biaya SPP untuk siswa miskin.

Sementara itu, PPDB lanjutan untuk sekolah negeri SD-SMP sederajat yang lain akan digelar 3 Juli hingga 5 Juli mendatang, dan penerimaannya menggunakan sistem online. Ia berharap agar tidak membludak di sekolah, wali calon murid dapat memanfaatkan sistem online yang ada.

“Sudah kami sosialisaikan ke media, sekolah-sekolah juga bagikan spanduk. Ke sekolah pun, petugas akan input gunakan online itu,” tutupnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar