ilustrasi

Sudah makan ketupan hari ini?!

Ketupat seolah jadi hal wajib ada di perayaan lebaran Indonesia.

Berbahan dasar beras, ketupat menjadi teman pengganti nasi yang mengenyangkan. Ternyata ada fakta menarik di balik ketupat yang mungkin belum kamu tahu lho. Yuk, disimak!

Filosofi di balik Bentuk Ketupat

Ketupat berasal dari kata “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Pada setiap bagiannya ada filosofi berbeda lho. Misalnya, nasi di dalam ketupat melambangkan kesucian hati. Lalu, banyaknya anyaman janur melambangkan banyaknya kesalahan manusia. Jadi, dengan mengupas ketupat, kamu seperti membuang dosa dan kesalahan untuk kembali suci.

Dipopulerkan Sunan Kalijaga

Sambil menyebarkan agama islam, ternyata Sunan Kalijaga juga mempopulerkan ketupat. Beliau memperkenalkan dua kali bakda. Yaitu, lebaran dan lebaran kupat. Lebaran ya perayaan saat lebaran. Nah, lebaran kupat dirayakan satu minggu setelah lebaran tepatnya setalah puasa sunah Syawal. Selama lebaran kupat, masyarakat beramai-ramai membuat kupat untuk dimakan sebagai perayaan.

Nggak Cuma Ada di Indonesia

Eits, kalau selama ini kamu mengira ketupat cuma ada di Indonesia, kamu salah besar ! Masyarakat Filipina ternyata juga membuat kupat. Tapi, di Filipina kupat dikenal dengan nama bugnoy. Berbeda dengan indonesia, bugnoy cuma digunakan sebagai menu pengganti nasi. (*)

 

Respon Anda?

komentar