Pedagang daging sapi dan ayam di Pasar Baru Tanjunguban sedang memotong ayam menjadi bagian paha dan dada untuk disuplai ke Lagoi, Rabu (28/6). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pada lebaran keempat Rabu (28/6) kemarin harga daging sapi segar terpantau masih mahal dikisaran Rp 170 ribu per kilo, sedangkan harga daging sapi beku normal dikisaran Rp 80-90 ribu per kilo.

“Harga daging sapi segar masih mahal. Sebab itu pedagang di sini tidak menjual. Kemarin beberapa pedagang sempat menjual dua hari sebelum Lebaran, hanya tidak banyak,” ujar pedagang daging sapi dan ayam di Pasar Baru Tanjunguban, Herman, Rabu (28/6).

Menurut Herman, banyak pedagang tidak mau menjual daging sapi segar karena permintaan daging sapi segar dari masyarakat dan rumah makan di Tanjunguban tidak banyak. “Potong satu ekor sapi saja modalnya sudah besar, apalagi jika sampai tak habis terjual,” menurut warga Tanjunguban itu.

Jelang Lebaran lalu, masih menurut Herman, permintaan daging sapi juga menurun sekitar 40 persen jika dibandingkan dari tahun lalu. “Tidak tahu apa sebabnya, padahal tahun lalu daging banyak dibeli,” katanya.

Sementara itu, pedagang sayuran, Nunung mengatakan, pada Hari Raya keempat, harga sayuran masih tinggi. Seperti sayur bayam masih dikisaran Rp 12 ribu dari sebelumnya Rp 6 ribu per kilo. Kankung 10 ribu dari Rp 5 ribu per kilo, sawi Rp 13 ribu dari Rp 8 ribu. “Cabai merah dan rawit masih normal, Rp 33 ribu dan Rp 36 ribu per kilo,” sebut dia.

Lebih jauh, katanya, harga kacang panjang juga masih dikisaran Rp 18 rib per kilo. “Belum ada harga sayuran yang turun,” katanya. (cr21)

Respon Anda?

komentar