Iklan

batampos.co.id – Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Karimun, memprediksi dalam awal bulan Juli akan terjadi perubahan cuaca secara mendadak. Yaitu cuaca cukup panas, namun tiba-tiba terjadi hujan lokal di pagi hari dengan intensitas ringan hingga sedang.

”Sesuai dengan siklus tahunan, di bulan Juni dan Juli sudah memasuki musim kemarau,” kata Observer BMKG Karimun Pande Nyoman Parwata, Jumat (30/6).

Sementara prakiraan cuaca pada siang hari cuaca berawan, dengan suhu mencapai 24 hingga 32 derajat celcius. Sedangkan kecepatan angin 30 kilometer per jam yang kelembabannya hanya 65 sampai 95 persen. Dan ini akan terjadi perubahan cuaca nantinya, untuk itu kepada masyarakat agar menjaga kondisi tubuh dengan banyak meminum air mineral supaya terhindar dari dehidrasi terhadap tubuh.

”Biasa bagi yang berpergian, terutama masyarakat yang sudah mudik di kampung halaman. Dan akan pulang ke Tanjungbalai Karimun, untuk beraktivitas kembali. Mengingat, cuti bersama sudah berakhir,” tuturnya.

Pantauan di lapangan, cuaca di siang hari cukup terik panas. Sehingga, banyak masyarakat yang mengurangi aktivitas keluar rumah. Dan pada sore harinya baru melakukan aktivitas di luar, dengan mengunjungi tempat-tempat rekreasi seperti di Coastal Area maupun pantai Pelawan dan Pongkar.

”Sudah beberapa hari ini cukup panas. Makanya, saya bawa anak-anak keluar sore hari saja atau malam,” ucap santi salah seorang warga Sungai Ayam. (tri)