Sejumlah pengendara melintas di Jembatan I Dompak, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Pemprov Kepri, Naharudin mengatakan Pemprov Kepri terus menggesa pembenahan pusat Pemerintah Provinsi Kepri. Fokus pembangunan akan dilakukan selama tiga tahun kedepan.
“Untuk menata Pulau Dompak menjadi lebih elegan memang membutuhkan biaya yang mahal. Sehingga butuh proses dan perlu waktu,” ujar Naharudin, Senin (3/7) di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.
Menurut Nahar, Pemprov Kepri sudah memiliki grand design pembangunan di Pulau Dompak. Sehingga sekarang ini tinggal menyelesaikan rencana yang sudah ada. Masih kata Nahar, prioritas pembangunan tentunya pada infrastruktur. Apalagi mengingat Dompak adalah pusat pemerintahan.
“Lewat APBD 2017 ini target pembangunan adalah menata Jembatan Dompak dan pintu masuknya. Kemudian menata Bundaran I Dompak,” papar Nahar.
Dikatakan Nahar, untuk melihat wajah Dompak sebenarnya masih membutuhkan waktu sekitar tiga tahun lagi. Pembanunan-pembangunan strategis yang perlu dilakukan ada penyelesaian median jalan dan trotoar dikiri kanan jalan. Kemudian pembangunan bundaran II,III,IV, V, dan bundaran enam.
“Kita juga akan menata lampu-lampu jalan. Sehingga Dompak tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi menjadi pusat bisnis dan destinasi wisata baru di Ibu Kota Provinsi Kepri,” paparnya lagi.
Ditambahkannya, pembangunan Dompak tidak hanya bertumpu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Akan tetapi juga melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Kepri. Seperti Dinas Pertambangan dan Energi untuk menangani penataan lampu jalannya.
“Selain itu ada juga Dinas Perumahan dan Pemukiman. Mudah-mudahan di 2019 nanti Pulau Dompak sudah tampil mempesona,” tutup Naharudin.(jpg)

Respon Anda?

komentar