Ilustrasi

batampos.co.id – Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis berbeda kepada pembeli dan penjual sabu dalam sidang putusan di PN Batam, Selasa (4/7/2017). Dalam putusan tersebut, penjual sabu divonis 6,4 tahun penjara sedangkan pembeli hukumannya agak ringan yakni 5,6 tahun penjara.

Penjual sabu dalam kasus ini adalah Junaidi. Selain itu ia juga didenda oleh hakim sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Sedangkan pembeli yang telah menjadi langganannya yakni Safwan. Safwan juga didenda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Hakim ketua majelis Agus Rusianto mengatakan, kedua terdakwa melakukan perbuatan melanggar hukum sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Kedua terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan¬† narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya kurang dari lima gram,” ujar Andi.

Dalam perkaranya, Junaidi menjadi pelanggan tetap Safwan dalam transaksi narkotika. Untuk kesekian kalinya, Junaidi membeli sabu dalam jumlah kecil. aksinya pun telah dimata-matai pihak kepolisian. Hingga Februari lalu, polisi berhasil menangkap Junaidi usai membeli sabu dari Safwan. keduanya ditangkap di waktu bersamaan.

“Ditemukan barang bukti seberat 1,45 gram dari tangan Junaidi yang dibelinya dari Safwan,” terang Agus, didampingi dua hakim anggota.(nji)

Respon Anda?

komentar